Share

Sepenggal Kisah Dede di Asrama Haji Sudiang Makassar

Widi Agustian, Jurnalis · Rabu 07 Agustus 2019 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 07 393 2088962 sepenggal-kisah-dede-di-asrama-haji-sudiang-makassar-2h6ZjN1Jte.JPG Rumthe Yulda Dedy alias Dede (Foto: kemenag.go.id)

Ke mana jamaah haji berkumpul di situlah Dede berada. Ia senantiasa berusaha membagi kebaikan-kebaikan kecil misalnya menolong memasangkan gelang para jamaah haji, membantu menjelaskan batasan-batasan barang yang dibawa jamaah.

Begitupun menjelaskan tahapan mereka dalam perjalanan nanti dan fasilitas yang akan mereka dapatkan di pesawat pada saat penerbangan nanti dan banyak lagi kebaikan kecil yang ia tebarkan. Satu hal yang membuat Dede terharu adalah melihat semangat jamaah haji lanjut usia untuk mewujudkan kerinduannya ke Baitullah meski dengan berbagai keterbatasan.

“Mereka tetap sabar menunggu setiap tahapan tanpa mengeluh, sampai terlontar dari mulut mereka ini apa Bu? Saat Dede menyodorkan pasport kepada salah seorang jamaah haji. Ini namanya pasport Bu buku ini harus dijaga dengan baik jangan sampai hilang,” kata Dede seperti dikutip dari catatan kecilnya di salah satu media sosial.

Dari semua cerita ini, Dede bisa merasa bahwa setiap orang dengan agama dan keyakinannya harus mampu mengerjakan dan membagi kebaikan-kebaikan kecil yang berguna bagi sesamanya tanpa pamrih! Dan itu sudah ia buktikan,

“Akhirnya mereka semua telah pergi ke Tanah Suci memenuhi undangan Allah SWT, untuk beribadah haji. Doa dan harapannya, mereka semua selamat, sehat dan kuat untuk menyelesaikan setiap tahapan ibadah haji dan medapatkan haji mabrur. Semoga mereka kembali ke tanah air dengan selamat, Aamin,” harap Dede.

Sepenggal kisah Dede mengajarkan kita untuk senantiasa merantai hati untuk menebarkan kedamaian dan kebaikan kepada siapapun, kapanpun dan di manapun berada.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini