Kisah Penjaga Toilet 20 Tahun Menabung hingga Akhirnya Berangkat Haji

Subhan Sabu, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 08:50 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 23 393 2082348 kisah-penjaga-toilet-20-tahun-menabung-hingga-akhirnya-berangkat-haji-TOMC4gJQU0.jpg Yusuf Tuna, penjaga toilet Pasar Manado, berangkat haji setelah 20 tahun menabung. (Foto: Subhan Sabu/Okezone)

MANADO – Selama 20 tahun menabung dari hasil upah menjaga toilet di Kompleks Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara, impian Yusuf Tuna untuk menunaikan rukun Islam kelima yakni haji ke Tanah Suci akhirnya tercapai.

Niat pria berusia 72 tahun ini terwujud setelah dipastikan akan berangkat bersama 264 jamaah calon haji asal Manado pada 31 Juli 2019.

Baca juga: Nenek Tayo, Jamaah Haji Berusia 105 Tahun Asal Lombok 

Meski awalnya tidak percaya mimpinya bisa terwujud, Yusuf bersyukur usahanya selama 20 tahun menyisihkan uang dari hasil menjaga toilet bisa mengantarkan hingga ke Tanah Suci Makkah.

"Awalnya masih tidak percaya. Saya kira ini hanya mimpi. Akhirnya saya bisa berangkat haji. Alhamdulillah saya bisa berangkat setelah menunggu 20 tahun," ujar Yusuf, Selasa (23/7/2019).

Kakbah. (Foto: Ist)

Sebagai seorang penjaga toilet, penghasilan Yusuf tidaklah seberapa. Pendapatan per hari ayah dari empat anak ini tidak menentu, kadang Rp200 ribu, kadang Rp150 ribu, itu pun masih digunakan untuk biaya hidup keluarganya sehari-hari. Namun karena sejak awal sudah memiliki niat kuat berangkat haji, Yusuf gigih menyisihkan sebagian penghasilannya untuk ditabung.

"Setiap hari saya sisihkan paling banyak Rp50 ribu untuk ditabung. Begitu sudah terkumpul, baru saya setor ke tabungan haji per bulannya," papar Yusuf.

Baca juga: Cerita Penjual Pencok Sisihkan Keuntungan demi Berangkat Haji Bersama Anaknya 

Pendapatan yang pas-pasan itu tidak membuatnya mengurungkan niat menjalankan ibadah haji. Bahkan dari uang yang disisihkan, sanggup memberangkatkan haji istrinya pada 2015.

"Yang penting kita bekerja secara ikhlas dan niat tulus untuk kebaikan. Tentu pekerjaan itu harus halal. Saya yakin niat dan doa kita akan terkabul," pungkasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini