Share

Jamaah Haji Diminta Umrah saat Dhuha dan Bada Isya

Widi Agustian, Jurnalis · Minggu 21 Juli 2019 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 21 600 2081712 jamaah-haji-diminta-umrah-saat-dhuha-dan-bada-isya-SqrlGOZI2p.jpg Jamaah haji asal Indonesia. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

MAKKAH - Jamaah haji disarankan untuk mlakukan ibadah umrah dan beribadah di Masjidil Haram pada waktu Dhuha dan bada Isya.

Di waktu tersebut, mana kondisi di Masjidil Haram maupun bus shalawat pengangkut jamaah agak lengang.

"Bada isya, sekitar jam 10 malam seperti ini sudah cukup lengang terminalnya. Sehingga jamaah bisa berangkat ke Masjidil Haram dan tidak akan bertubrukan dengan jamaah yang baru selesai salat," ujar Kepala Daerah Kerja Makkah Subhan Cholid di Makkah.

Salah satu kiat yang diungkapkan Subhan untuk mengetahui kondisi kepadatan di Masjidil Haram adalah memantaunya lewat layar televisi. "Di tiap hotel kan ada yang menayangkan siaran langsung Masjidil Haram, nah pantau di sana. Kalau terlihat agak lengang, silakan segera berangkat," ujarnya.

Sementara, anggota tim Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji (P3JH) dr. Hendro mengungkapkan, setelah sepekan operasional haji di Daerah Kerja Makkah, dirinya kerap mendapati jemaah kelelahan di Masjidil Haram.

Ilustrasi.

"Biasanya, karena jamaah langsung melaksanakan umrah setibanya di Makkah. Padahal, seringkali jamaah masih dalam kondisi lelah usai menempuh perjalanan dari Madinah," tutur pria yang bertugas di Pos Sektor Khusus Masjidil Haram ini.

Hendro pun menyarankan agar sebelum melaksanakan umrah wajib jamaah dapat mencukupi asupan makanan serta mengistirahatkan tubuhnya. "Apalagi untuk jamaah lansia, idealnya lakukan relaksasi dan orientasi lingkungan terlebih dahulu. Jangan terburu-buru untuk umrah. Idealnya, jamaah lansia terutama, butuh waktu sekitar tiga sampai empat jam untuk berelaksasi dahulu sebelum dibawa ke Masjidil Haram," jelas Hendro, yang sehari-hari bekerja di RS Haji Jakarta ini.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini