Share

Cerita Penjual Pencok Sisihkan Keuntungan demi Berangkat Haji Bersama Anaknya

Antara, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 09:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 19 393 2080864 cerita-penjual-pencok-sisihkan-keuntungan-demi-berangkat-haji-bersama-anaknya-cyA5hlB1oA.jpg Ibu Rihati Husein rajin menyisihkan keuntungan menjual pencok demi berangkat haji bersama anaknya. (Foto: Norjani/Antaranews)

Setelah mengumpulkan uang selama sembilan tahun, tepatnya 2012, dia mendaftar berangkat haji di salah satu bank dengan biaya pendaftaran Rp5 juta.

Tidak hanya untuk dirinya, tetapi Rihati juga mendaftarkan berangkat haji untuk sang anak, Achmad Yadi.

Baca juga: Calhaj Asal Padang Lawas Ini Berharap Sembuh dari Lumpuh ketika di Makkah 

Selain berniat memberangkatkan haji sang anak, Rihati juga berharap anaknya itu mendampinginya saat menjalankan ibadah haji.

Sebagai orang yang tidak bisa membaca dan menulis, Rihati menyadari membutuhkan bantuan orang lain dalam banyak hal, terutama untuk berhaji.

Masjid Nabawi di Madinah. (Foto: Okezone)

Achmad Yadi mengaku setiap hari berjualan bersama ibunya. Dia tidak mencari pekerjaan lain karena ingin membantu ibunya sekaligus menjaganya karena dia sadar sang ibu sudah berusia lanjut sehingga tidak boleh terlalu capai.

"Saya khawatir ibu sakit kalau terlalu capai, makanya saya putuskan berjualan membantu ibu. Saya yakin hasilnya akan baik bagi kami semua," ujarnya.

Baca juga: Kisah Cinta di Tanah Suci: Kakek Mahmud Enggan Terpisah dari Istri, walau Sekejap 

Jamaah calon haji asal Kotawaringin Timur akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Jumat 26 Juli 2019 sore. Jamaah diminta menjaga stamina dan kesehatan karena akan menempuh perjalanan darat lebih dari delapan jam menggunakan bus menuju Embarkasi Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini