3 Kategori Istitha'ah dari Aspek Kesehatan, Demensia Tidak Termasuk

Widi Agustian, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 17 398 2080256 3-kategori-istitha-ah-dari-aspek-kesehatan-demensia-tidak-termasuk-s5Byf4Qelo.jpg Ilustrasi jamaah haji (Foto: Okezone)

MADINAH - Setiap muslim yang akan menunaikan ibadah haji harus memenuhi kriteria mampu atau istitha'ah, termasuk dari aspek kesehatan.

Kepala Seksi Kesehatan Daker Madinah Edi Supriyatna menjelaskan, hanya ada tiga kriteria penyakit yang membuat seseorang dikategorikan tidak istitha'ah.

Pertama, penyakit yang mengancam jiwa. Misalnya kanker stadium akhir. Kedua, penyakit menular. Dan Ketiga, penyakit gangguan jiwa berat.

"Jika tidak istitha'ah, sudah tidak wajib bagi dia untuk ibadah haji," kata dia di Kantor Urusan Haji (KUH) Madinah, Rabu (17/7/2019).

Baca Juga: Pesawat Garuda Pembawa Jamaah Haji Putar Balik Akibat Alasan Teknis

Jamaah haji

Demensia, kata dia, bukan merupakan penyakit yang bisa dikategorikan tidak istitha'ah. "Demensia itu tidak termasuk gangguan jiwa berat," tutur dia.

Edi melanjutkan, penderita demensia umumnya mengalami disorientasi tempat dan waktu. Demensia sendiri identik dengan pikun. Penyakit ini banyak menimpa para lanjut usia. Sementara sebanyak 63% jamaah haji Indonesia tahun ini adalah lansia.

Baca Juga: Jamaah Haji yang Sakit Berangkat ke Makkah Naik Ambulans

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini