nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sopir Bus Diberi Surat Imbauan 3 Bahasa untuk Berhenti di Bir Ali

Widi Agustian, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 10:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 17 398 2079946 sopir-bus-diberi-surat-imbauan-3-bahasa-untuk-berhenti-di-bir-ali-eksv3QJR31.jpg Ketua Sektor II Madinah Muhammad Rusdi Umar. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

MADINAH – Sebagai bagian dari proses ibadah, perjalanan jamaah haji ke Kota Makkah dari Madinah harus berhenti sejenak alias mampir ke Bir Ali. Jamaah di sana akan mengambil miqat atau niat berihram.

Hal yang menjadi tantangan adalah mengenai sopir. Di mana saat hajatan internasional seperti haji ini, otomatis kebutuhan sopir di Arab Saudi meningkat drastis.

Baca juga: Sistem Fast Track Positif bagi Psikologis Jamaah Haji 

"Jadinya banyak sopir musiman yang terkadang tidak mengetahui nama tempat," jelas Ketua Sektor 2 Madinah Muhammad Rusdi Umar di Madinah.

Bus jamaah haji Indonesia di Tanah Suci. (Foto: Okezone)

Dia menjelaskan, jika sopir berasal dari Makkah atau Madinah, maka biasanya tidak ada masalah. "Tapi akan berbeda dengan sopir yang berasal dari Mesir atau Sudan," tutur Rusdi.

Baca juga: Kelelahan Menjadi Masalah Utama Jamaah Haji Usia Lanjut 

Guna mengantisipasi hal tersebut, ia pun menulis surat imbauan tiga bahasa kepada tiap sopir agar berhenti di Bir Ali.

"Sopir bus wajib berhenti di 'Abyar Ali' untuk miqat seluruh jamaah haji," begitu tulisnya.

Kemudian kepada jamaah, khususnya kepala regu dan kepala rombongan, petugas juga telah menyosialisasikan mengenai miqat di Bir Ali, sehingga bisa mengingatkan sopir bus berhenti di sana.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini