Ketua Kloter Harus Perhatikan Jamaah Haji Lanjut Usia

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 09:20 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 12 398 2077905 ketua-kloter-harus-perhatikan-jamaah-haji-lanjut-usia-1u0UxbalPv.jpg Ilustrasi jamaah haji lanjut usia. (Foto: Ist)

MADINAH – Ketua kelompok terbang (kloter), yakni ketua regu (karu) dan ketua rombongan (karom), diminta selalu memerhatikan anggotanya, terutama jamaah haji lanjut usia.

"Kami imbau kepada ketua kloter, terutama karu dan karom, untuk selalu memerhatikan anggota para jamaah calon haji yang memiliki potensi (mengalami masalah) di kloter, yaitu orang-orang sepuh yang tidak berdaya," kata Ketua Sektor Khusus Masjid Nabawi Kusnul Hadi saat ditemui di Sektor Khusus Masjid Nabawi Pintu 21.

Baca juga: Usia 93 Tahun, Ini Kisah Mbah Sukinah Jamaah Haji yang Punya 24 Cucu & 20 Cicit 

Pria yang bertugas di Sektor Khusus Masjid Nabawi ini mengatakan setiap hari ada saja jamaah lansia yang tertinggal rombongan, kehilangan sandal, hingga kakinya melepuh.

"Karu dan karom agar peduli terhadap anggotanya masing-masing. Seandainya ini bisa dimaksimalkan, insya Allah bisa teratasi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujar Kusnul.

Mbah Sukinah jamaah haji tertua Indonesia. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

Dia mengatakan bahwa hingga hari keenam kedatangan jamaah haji di Madinah, kasus mereka yang lupa arah pulang atau tertinggal rombongan banyak terjadi. Kebanyakan adalah jamaah lanjut usia yang ingatannya tidak lagi baik.

"Banyak dari mereka yang berangkat seorang diri tanpa sanak famili. Pendamping mereka adalah kawan-kawan satu kloter," ujar Khusnul.

Baca juga: Jamaah Haji Wanita dan Risti Diminta Tidak Paksakan Diri ke Raudhah 

Ia menegaskan bahwa hal ini tidak akan terjadi jika jamaah yang satu kloter dengan lansia saling memerhatikan. Oleh karena itu, Khusnul mengimbau ketua kloter memberikan perhatian lebih terhadap anggotanya yang berusia lanjut.

"Mereka jangan diabaikan. Kalau mereka (jamaah lansia) tidak kembali, secepatnya berhubungan dengan Sektor Khusus Madinah. Di setiap pintu kami ada anggota yang bisa mencari teman-teman yang kehilangan barang atau tersesat," lanjut Khusnul.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini