nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Kiswah Berusia 140 Tahun di Museum Alquran Madinah

Widi Agustian, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 11:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 11 599 2077470 ada-kiswah-berusia-140-tahun-di-museum-alquran-madinah-URtmi4AxLF.jpg Kain kiswah berusia 140 tahun di Museum Alquran Madinah. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

MADINAH – Museum Alquran Madinah atau The Holy Quran Exhibition merupakan salah satu tempat menarik untuk dikunjungi para jamaah haji yang tengah berada di Madinah.

Museum ini terletak di sisi selatan Masjid Nabawi. Sesuai namanya, di museum ini tersimpan beraneka ragam Alquran. Ada Alquran yang berusia puluhan, ratusan, hingga ribuan tahun di dalamnya.

Baca juga: Melihat dari Dekat Museum Haramain, Sejarah Berdirinya Dua Masjid Suci 

Museum ini juga menyimpan sejarah penulisan Alquran dan sejarah keagungan Alquran. Tujuan didirikannya museum ini adalah agar setiap Muslim semakin mencintai Alquran, juga agar semakin dekat, semakin ingin berinteraksi, dan semakin mengamalkan Alquran.

Tapi ternyata tidak hanya itu, di dalam museum ini juga terpajang kain penutup Kakbah atau kiswah yang berusia ratusan tahun.

Kain kiswah berusia 140 tahun di Museum Alquran Madinah. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

"Ini adalah kiswah Kakbah. (Pada) 140 tahun lalu kain ini pernah menempel di dinding Kakbah," sebut Arya, pemandu yang merupakan orang Indonesia, Senin (8/7/2019).

Kiswah tersebut memiliki sejarah sendiri. Kiswah ini dibuat oleh Abdullah Ghurdi, seorang keturunan Mesir. Abdullah dikenal sebagai penulis kaligrafi yang biasa menulis di Masjid Haram dan Nabawi.

"Kalau lihat kaligrafi di Masjid Nabawi, itu tulisannya," ucap Arya.

Baca juga: Bukit Surga dan Torehan Sejarah Gugurnya 70 Sahabat Rasulullah 

Kiswah ini dibuat dari sutra hitam asli dan dihiasi kaligrafi yang terbuat dari benang emas dan perak asli.

Dia bercerita, kiswah diganti tiap tahu, tepatnya pada hari Arafah saat wukuf Arafah.

"Kemudian kiswah lama disimpan dihadiahkan kepada lembaga atau negara atau negeri tertentu, termasuk Indonesia," jelas Arya.

(han)

Berita Terkait

Wisata Religi

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini