Tingkatkan Pelayanan Haji, Pemerintah Siapkan Tim Mobile Crisis di Armuzna

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 28 398 2071947 tingkatkan-pelayanan-haji-pemerintah-siapkan-tim-mobile-crisis-di-armuzna-2XFv13s9GG.jpg

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan Tim Mobile Crisis dalam rangka meningkatkan pelayanan jemaah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Tim ini sudah dimulai sejak pelayanan haji tahun lalu. Kami berharap, tahun ini akan lebih efektif lagi pergerakannya," ujar Kepala Satuan Operasi Armuzna Jaetul Muchlis, saat membuka Rapat Koordinasi Tim Mobile Crisis Haji, di Jakarta, Kamis (27/06).

Menurut Jaetul, tim mobile crisis berisi beberapa unsur petugas. Antara lain: Tim Gerak Cepat (TGC), Tim Promotif Preventif (TPP), Tim Perlindungan Jemaah (Linjam), P3JH, serta tim Media Center Haji (MCH).

"Kami berharap semua unsur ini dapat bersinergi dan bekerja efektif sesuai dengan gerak gelar operasi Armuzna yang akan disiapkan," ujar Jaetul Muchlis.

Sementara, Staf Khusus Menteri Agama Hadi Rahman meminta tim ini mulai mengidentifikasi potensi krisis yang akan terjadi dalam pelaksanaan haji agar dapat dilakukan mitigasi sejak awal.

"Mitigasi krisis dalam penyelenggaraan haji ini sebenarnya telah kita lakukan sejak tahun 2015, dan akan tetap kita lakukan," ujar Hadi Rahman.

Mitigasi krisis menurut Hadi Rahman penting untuk dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan, perlindungan serta pembinaan jemaah haji dapat berjalan sesuai dengan rencana yang diharapkan.

Haji

Apalagi, Hadi menambahkan, tahun ini Indonesia memperoleh kuota tambahan sebanyak 10ribu jemaah. Maka, sebagai penyelenggara ibadah haji, pemerintah akan melihat secara detil untuk mencegah terjadinya krisis.

"Ini bukan hanya terkait dengan fasilitas sarana dan prasarana saja, tetapi juga terkait dengan kualitas ibadah jemaah,"lanjutnya.

Hal senada disampaikan oleh Staf Ahli Menag Oman Fathurahman. "Pemahaman tentang kualitas ibadah haji juga harus dimiliki oleh jemaah haji. Jemaah perlu disosialisasikan, bahwa untuk melaksanakan ibadah haji, jemaah harus berilmu, berbudi, dan berhati-hati," pesan Oman yang juga bertugas sebagai pengendali ibadah pada PPIH 1440H/2019M.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini