nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiba di Arafah Siang, Jamaah Haji Akan Mendapat Layanan Makan

Widi Agustian, Jurnalis · Minggu 26 Mei 2019 13:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 26 398 2060514 tiba-di-arafah-siang-jamaah-haji-akan-mendapat-layanan-makan-DY66qj5V67.jpg Penandatanganan kerja sama Kemenag RI dengan penyedia katering jamaah haji. (Foto: Humas Kemenag)

JAKARTA – Jamaah haji Indonesia yang tiba di Arafah pada 8 Zulhijah waktu siang hari pada tahun ini akan mendapat layanan makan. Ketentuan itu sebagaimana tertuang dalam kontrak katering di Masyair (Arafah, Muzdalifah, Mina).

Kontrak kerja sama layanan katering tersebut ditandatangani hari ini antara Kantor Urusan Haji (KUH) dengan Muassasah Asia Tenggara.

"Tahun ini, jamaah yang tiba siang hari di Arafah seluruhnya akan diberikan makan siang," tegas Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis melalui pesan singkat dari Jaddah, Minggu (26/5/2019).

"Muassasah akan memberikan layanan katering untuk 55 maktab dari 73 maktab. Sisanya tugas layanan katering diberikan kepada Muta'ahidin atau perusahaan yang ditunjuk," sambung Sri Ilham.

(Baca juga: Haji 2019, Kemenag Gelar Qur'ah Sistem Zonasi)

(Foto: Humas Kemenag)

Jamaah haji Indonesia diberangkatkan secara bertahap menuju Arafah sejak 8 Zulhijah pagi. Oleh karena itu, tidak sedikit jamaah haji yang sudah berada di Arafah pada siang hari.

"Secara keseluruhan, jamaah haji Indonesia akan mendapat 16–17 kali makan selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," papar Sri Ilham.

Ia menjelaskan, setiap jamaah haji Indonesia akan mendapat air minum selamat datang sebanyak tiga botol (masing-masing 600 ml) saat tiba di Arafah. Layanan katering diberikan mulai 8–9 Zulhijah sebelum jamaah berangkat ke Muzdalifah.

"Mulai tahun ini, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan untuk memberikan makanan siap saji di Arafah. Jamaah haji akan mendapatkan makanan siap saji pada 8 Zulhijah siang hari dan 9 Zulhijah malam hari," tutur Sri Ilham.

(Baca juga: Pelunasan Biaya Haji Kuota Tambahan Mulai Hari Ini, Begini Cara Bayarnya!)

(Foto: Humas Kemenag)

Saat akan berangkat menuju Muzdalifah, lanjut dia, jamaah bakal mendapat paket makanan ringan yang dibagikan di Arafah. Terkait katering di Mina, layanananya akan diberikan pada 10–13 Zulhijah.

"Katering diberikan tiap pagi, siang, dan malam. Khusus tanggal 13 Zulhijah, layanan katering di Mina hanya sampai makan siang karena jamaah akan kembali ke hotel di Makkah," jelasnya.

Seperti tahun lalu, lanjut Sri Ilham, selama di Makkah, jamaah haji Indonesia mendapat 40 kali layanan katering berupa makan siang dan malam. Selain itu, jamaah juga menerima layanan tambahan berupa satu paket kelengkapan konsumsi dan makanan ringan pagi.

"Snack pagi dibagikan bersamaan dengan distribusi makan malam," ujar Sri Ilham, "Paket kelengkapan konsumsi diberikan paling lambat dua hari setelah jemaah tiba di hotel Makkah."

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini