alexametrics

Hari Pertama Pelunasan Tahap II, 1.536 Jamaah Haji Lunasi BPIH

Widi Agustian, Jurnalis · Selasa, 30 April 2019 - 17:13 wib
(Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Muhajirin Yanis. (Foto : Kemenag RI))

JAKARTA – Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap II mulai dibuka. Sampai penutupan pada Selasa, 30 April 2019 sore ini, ada 1.536 jamaah yang melakukan pelunasan.

Hal ini disampaikan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis. “Hingga sore ini, ada 1.536 jamaah yang melunasi biaya haji, terdiri atas 1.504 jamaah haji reguler, 32 Tim Petugas Haji Daerah atau TPHD,” kata Muhajirin di Jakarta, dalam keterangan tertulisyang diterima Okezone, Selasa (30/4/2019).

Pelunasan BPIH tahap I ditutup pada 15 April 2019. Saat itu, masih terdapat 19.815 kuota haji yang belum terlunasi. Jumlah ini terdiri atas 18.316 kuota jamaah haji reguler dan 1.499 Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Untuk itu, dibuka pelunasan tahap II yakni pada 30 April – 10 Mei 2019.

Menurut Muhajirin, pelunasan tahap kedua diperuntukkan jamaah haji yang masuk dalam enam kelompok berikut:

1. Jemaah haji yang berhak melunasi pada tahap I namun pada saat proses pelunasan mengalami kegagalan pembayaran, dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota;

2) Jamaah haji yang nomor porsinya telah masuk alokasi kuota tahun 1440H/2019M yang sudah berstatus haji.

3) Jamaah haji yang akan menjadi pendamping bagi jemaah haji lanjut usia (minimal 75 tahun) yang telah melunasi pada Tahap I. Syaratnya, pendamping harus terdaftar sebelum tanggal 1 Januari 2017 dan terdaftar di provinsi yang sama;

4) Jamaah haji penggabungan suami/istri dan anak kandung/orang tua yang terpisah. Syaratnya, jemaah yang akan digabungkan juga harus terdaftar sebelum tanggal 1 Januari 2017 dan terdaftar di provinsi yang sama;

5) Jamaah haji lanjut usia minimal 75 tahun per tanggal 7 Juli 2019 yang telah memiliki nomor porsi dan terdaftar haji reguler sebelum tanggal 1 Januari 2017;

6) Jamaah haji yang masuk nomor porsi berikutnya (cadangan) berdasarkan database SISKOHAT sebanyak 5% dari jumlah kuota provinsi dan/atau kabupaten/kota yang berstatus belum haji dan telah berusia 18 tahun atau sudah menikah.

(erh)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini