nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuota Capai 4.100 Orang, Ini Tahapan Rekrutmen Petugas Haji 2019

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 11:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 05 398 2025941 kuota-capai-4-100-orang-ini-tahapan-rekrutmen-petugas-haji-2019-7hQQKKHvrE.JPG Petugas jamaah haji sedang menjalani pelatihan (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil survei Indeks Kepuasan Jamaah Haji Indonesia (IKJHI) pada 2018 yang menunjukka angka 85,23 persen. Angka itu terbilang sangat baik.

Direktur Bina Haji Kementerian Agama (Kemenag), Khoirizi H Dasir, mengatakan, kesuksesan penyelenggaraan haji 2018 tidak lepas dari empat faktor yang sudah dipersiapkan dengan baik.

Di antaranya, petugas yang berdisiplin tinggi, jamaah yang taat pada peraturan, kerjasama pemerintah RI dengan Arab Saudi dan pelayanan akomodasi, konsumsi dan transportasi yang baik.

"Indeks kepuasan itu bukan Kemenag yang mengatakan, tapi jamaah atau khalayak," kata Khoirizi saat berdialog dengan tim Okezone di ruang kerjanya, Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Senin 4 Maret 2019.

Khorizi menuturkan, pihaknya telah membuat sistem untuk rekrutmen petugas haji dengan sangat ketat. Kemenag selalu memastikan petugas tersebut harus memiliki komitmen pelayanan, perlindungan dan pembinaan bagi jamaah yang berada di Tanah Suci.

"Komitmen ini harus didoktrin. Petugas ini kita doktrin bahwa dia akan mengadakan pembinaan, pelayanan dan perlindungan maka Insya Allah dia tak akan kemana-mana," ucapnya.

Kesuksesan penyelenggaraan haji 2018 tentu ingin diulang pada 2019. Untuk itu Kemenag saat ini sudah melakukan rekrutmen petugas dengan baik dan ketat. Total kuota petugas yang disiapkan untuk tahun ini sebesar 4.100 orang.

"Tadinya petugas itu hanya 3.500, tahun ini ada 4.100. Rekrutmen dilakukan sangat ketat. Dia melakukan Computer Assisted Test (CAT) penuh," kata dia.

Jamaah Haji

Selain CAT, calon petugas haji juga mesti mengikuti wawancara lisan dan tes tertulis. Hal itu sebagai bukti forensik bahwa yang bersangkutan lulus dengan baik. Setelah dinyatakan lulus, mereka akan didoktrin terlebih dahulu selama 10 hari di embarkasi agar komitmennya sebagai petugas haji semakin mantap.

"Kita doktrin selama 10 hari di embarkasi untuk tegakkan disiplin dan komitmennya. Kalau dia laksanakan fungsi pembinaan, pelayanan dan perlindungan terhadap jamaah, otomatis hajinya dapat," ucap Khoirizi.

Perbedaan rekrutmen petugas haji pada tahun ini salah satunya terletak pada pos penempatan. Jika sebelumnya masyarakat hanya bisa mendaftar sebagai petugas secara umum, kini Kemenag telah menyiapkan pos penempatan yang diinginkan kepada para pendaftar.

"Kita sudah memetakan kebutuhan. Berapa kita butuh petugas akomodasi, konsumsi, transportasi, dan sebagainya. Jadi, mereka harus mendaftar sesuai bidang yang diinginkan," ujarnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini