alexametrics

DPR Akui Pelayanan Haji 2018 Lebih Baik

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu, 22 September 2018 - 11:00 wib
(Sodik Mudjahid (Okezone))

JAKARTA – Pelaksanaan ibadah haji musim 2018 sudah selesai. Sebagian besar jamaah sudah kembali ke Tanah Air. Komisi VIII DPR RI mengakui bahwa pelayanan terhadap penyelenggaran haji tahun ini ada peningkatan dibanding sebelumnya.

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Sodik Mudjahid mengatakan bahwa secara umum manajemen dan pelayanan haji sudah lebih baik dibanding tahun lalu.

“Semua ini akibat kebijakan Panitia Haji Indonesia serta kinerja dan kebijakan pemerintah Arah Saudi,” kata politikus Partai Gerindra itu kepada Okezone, Sabtu 21 September 2018.

Sodik mengatakan peningkatan kualitas pelayanan haji yang paling signifikan adalah proses imigrasi, di mana pengambilan sidik jari sudah bisa di seluruh embarkasi di Indonesia.

 

Bahkan, sambung Sodik, 25 persen atau 70 ribu jamaah haji yang berangkat melalui embarkasi Jakarta, sudah bisa menjalani pemeriksaan dan mendapat cap imigrasi pemerintah Arab Saudi di Jakarta.

“Hal ini sangat mempercepat proses imigrasi di Bandara (King Abdul Aziz) Jeddah dan Madinah yang biasanya menjadi salah satu faktor sulit dalam perjalanan ibadah haji,” papar dia.

Meski demikian, Sodik mengutarakan beberapa catatan masalah yang kerap kali terulang. Mulai dari masalah pelayanan fasilitas yang dinilai masih kurang memuaskan bagi jamaah asal Indonesia.

Selanjutnya, masalah transportasi khususnya bis salawat yang mengangkut jamaah dari maktab ketika harus Tawaf Ifadah tidak sesuai dengan frekuensi dan banyak yang tak beroperasi.

"Sumber masalah tersebut adalah lemahnya pengawasan lapagan oleh petugas Kemenag kepada maktab, petugas katering dan transportasi atas pelaksanaan standar dan perjanjian yang telah disepakati dengan Kemenag," tegas dia.

Sodik menyarankan Kementrian Agama untuk lebih memperkuat lobi dengan pemerintahan Arab Saudi guna mendapatkan fasilitas yang lebih baik lagi bagi jamaah Indonesia. "Perkuat lobi untuk penunjangan fasilitas di Mina dan Arafah, terutama untuk kapasitas tenda, penambahan jumlah dan peningkatan transportasi," papar dia.

 

Kemudian meningkatkan sumber daya manusia bagi petugas haji di berbagai bidang. "Tetapkan dan rekrut petugas haji untuk berbagai bidang yang sudah berpengalaman dan memenuhi standar serta kebutuhan haji," kata Sodik.

"Semoga tahun 2019 dan tahun-tahun selanjutnya manajemen dan pelayanan haji Indonesia semakin baik dan menjadi yang terbaik di dunia," tandasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini