alexametrics

Pemilik Visa Umrah Kini Bisa Menikmati Wisata di Seluruh Kota Saudi

Amril Amarullah, Jurnalis · Kamis, 20 September 2018 - 14:01 wib
(Tempat wisata Kota Tua Jeddah. (Foto: AFP))

JEDDAH – Kabar gembira bagi seluruh umat Islam yang akan menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci. Pasalnya, selain beribadah, kini Pemerintah Arab Saudi memberikan kesempatan jamaah untuk menikmati tempat-tempat wisata menarik di sana.

Per 1 Muharam 1440 Hijriah (11 September 2018), Arab Saudi mengumumkan bahwa visa umrah yang selama ini terbatas hanya wilayah-wilayah tertentu untuk bisa dikunjungi, kini berlaku untuk semua tempat wisata bisa dikunjungi.

Hal itu dikatakan Deputi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi Abdul Fattah Mashat, seperti Okezone lansir dari Gulfnews, Kamis (20/9/2018), di Jeddah.

Ia mengatakan, selama ini visa umrah yang berlaku hanya terbatas di Kota Makkah dan Madinah saja. "Tapi sekarang mereka bisa gunakan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata menarik di negara ini," ujar Abdul Fatah.

Infografis ibadah haji 2018. (Foto: Okezone)

Dia menegaskan bahwa umrah terbuka untuk semua umat Islam dan Arab Saudi menyambut baik umat Islam dari seluruh dunia. Namun, kata Abdul Fatah, pengaturan disesuikan sebelum kedatangan para jamaah di masing-masing negara untuk bisa mengunjungi kota-kota lain dan juga situs warisan lainnya, seperti Thaif ataupun Madain Saleh yang kini sedang dalam renovasi besar-besaran, dan baru dibuka pada 2020.

"Target tahun ini sekitar 8,5 juta visa umrah dikeluarkan dalam 10 bulan ke depan, dari yang sebelumnya hanya 7 juta visa," tuturnya.

Menangkap peluang tersebut, GM Garuda Indonesia Saudi dan Timur Tengah Deni Karnabi Ibrahim mengaku baru mendengar kabar terkait perluasan visa umrah baru tersebut.

Kendati demikian, menurutnya, Garuda Indonesia telah mulai menampilkan profil-profil daerah wisata selain Makkah dan Madinah di Timur Tengah melalui inflight magazine. Bulan ini mereka menampilkan profil soal Thaif, sebuah kota di dataran tinggi Saudi yang memilki banyak atraksi wisata dan sejarah.

Kota Tua Jeddah. (Foto: Amril Amarullah/Okezone)

Saat ini Garuda Indonesia melayani 34 penerbangan dari sejumlah bandara di Tanah Air ke Saudi. "Dengan penambahan destinasi baru, pasti ada peningkatan wisatawan dan bisnis di Indonesia," kata Deni Karnabi Ibrahim, ditemui di kantor perwakilan di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (20/9/2018).

Bahkan, kata Deni, sejak lima tahun belakangan memang terjadi peningkatan drastis jamaah umrah dari Indonesia. “Bahkan sekarang penerbangan ke Saudi dan Timur Tengah jadi tulang punggung penerbangan internasional Garuda,” jelasnya.

Ia mengatakan, Garuda Indonesia tahun ini juga telah menambah penerbangan langsung dari sejumlah daerah ke Saudi untuk bersaing merebut jamaah umrah Indonesia.

Terlebih, saingan dari Maskapai negara lain seperti Saudi, Uni Emirat Arab, Filipina, Singapura, bahkan Srilangka juga mulai gencar menyasar jamaah Indonesia. “Kami yakin bisa bersaing dengan nilai-nilai lebih yang kami tawarkan,” jelas dia.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini