alexametrics

Akhir Pemulangan, Bandara Madinah Dipadati Jamaah Indonesia Bercampur Negara Lain

Amril Amarullah, Jurnalis · Senin, 17 September 2018 - 14:04 wib
(Ilustrasi jamaah haji di bandara. (Foto: Okezone))

MADINAH – Satu minggu akhir pemulangan, Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi, kian padat. Jamaah dari berbagai negara mulai dirasakan, tidak hanya dari Indonesia, Senin (17/9/2018).

Hal ini mengakibatkan antrean mengular di gerbang pemulangan dan pemeriksaan keimigrasian. Jamaah pun sempat tertahan di bus karena paviliun-paviliun bandara dipenuhi jamaah negara lain.

Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat membenarkan kepadatan jadwal kepulangan akan kian padat menjelang kepulangan. "Karena jamaah-jamaah negara lain di saat bersamaan melakukan pemulangan ke negara masing-masing," kata Arsyad.

Menurut dia, negara-negara dengan jumlah jamaah besar seperti India, Pakistan, dan Bangladesh juga mulai menggencarkan kepulangan menjelang akhir fase pemulangan jamaah Indonesia. Sebab itu, antrean di keimigrasian dan pemeriksaan barang kian mengurai.

Ia juga mengiyakan ada kloter yang tertahan di bus karena paviliun penuh dan antrian keimigrasian kian panjang. Meskipun begitu, Arsyad memastikan tidak akan menambah tenaga pelayanan dari PPIH Arab Saudi. Hal ini karena di Bandara Madinah banyak tugas yang sudah dikerjakan berbagai pihak terkait.

Infografis ibadah haji 2018. (Foto: Okezone)

Penurunan barang-barang jamaah dari bus, misalnya, sudah dilakukan pekerja kasar dari wukala. Sementara di paviliun, pengarahan dan pemilahan barang jamaah dilakukan oleh pihak maskapai baik dari Saudia Airlines maupun Garuda Indonesia.

Sementara pengantaran jamaah lanjut usia dan sakit dari paviliun bisa dimintakan bantuan wukala yang menyediakan mobil golf. Keberadaan petugas Indonesia di pemeriksaan keimigrasian maupun pemindaian barang bawaan juga hanya seturut permintaan pihak bandara.

Meski begitu, petugas kesehatan utamanya, harus siap sedia menangani keluhan sakit jamaah maupun pendorongan jamaah sakit yang ditanazulkan.

Lebih dari separuh total jamaah haji Indonesia di Tanah Suci telah dipulangkan. Menurut catatan Bagian Data dan Siskohat PPIH Arab Saudi hingga Minggu 16 September siang, telah dipulangkan sebanyak 144.220 orang.

Jumlah itu terdiri dari 142.450 jamaah dan 1.770 petugas. Mengingat total jamaah haji Indonesia tahun ini yang yang berangkat sekira 204 ribu, jumlah yang pulang telah melebih separuh jumlah jamaah.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini