alexametrics

Pemulangan Jamaah Haji Khusus Berakhir, 5 Masih Jalani Perawatan

Amril Amarullah, Jurnalis · Sabtu, 15 September 2018 - 09:36 wib
(Foto: Amril/Okezone)

MADINAH - Pemulangan jamaah haji khusus dari Tanah Suci ke Indonesia telah berakhir. Dari jumlah total jamaah dan petugas dari Penyelenggara Ibadah Haji khusus (PIHK) yang meninggalkan Arab Saudi sebanyak 16.814 orang atau 99,8 persen dari jamaah haji khusus yang tiba di Arab Saudi yang berjumlah 16.840 orang.

Angka itu termasuk satu orang jamaah PT Primas (Kosorsium PT Dewi Serasi) yang wafat di atas pesawat sebelum mendarat di Tanah Air dan masih terdapat lima jamaah yang menjalani perawatan medis di rumah sakit Arab Saudi. Empat dari jamaah yang sakit di rawat di Madinah, sedangkan satu orang dirawat di Makkah. Sementara itu 21 orang jamaah haji khusus wafat selama di Arab Saudi.

Kepala Daker Airport Arsyad Hidayat di Madinah menyatakan, bersyukur bahwa proses pemulangan jamaah haji khusus telah selesai, meskipun tetap diharapkan kelima jamaah yang sakit dapat segera dipulangkan ke tengah keluarga mereka.

"Kita bersyukur karena secara umum proses pemulangan relatif lancar”, kata Arsyad Hidayat di Madinah, Sabtu (15/9/2018).

haji

Arsyad berharap, PIHK tidak berpuas diri dengan sukses penyelenggaraan haji khusus tahun ini. Masih banyak sisi yang perlu ditingkatkan, misalnya mengenai pengaturan barang bawaan jamaah. Lebih lanjut, Arsyad berpesan agar ke depan PIHK dapat memperkuat tim penanganan barang bawaan jamaah agar kasus tercecernya barang bawaan dapat diminimalisir.

Ia menekankan, keberadaan tim penanganan barang jamaah asosiasi yang sangat membantu para anggotanya. Bukan hanya mengurusi masalah handling, tetapi juga mengarahkan pada jamaah di bandara dan penghubung dengan petugas Daker Airport.

“Masalahnya tidak semua asosiasi mempunyai tim handling, dan bahkan tidak semua PIHK bersedia menggunakan tim handling yang disiapkan oleh asosiasi. Ini disayangakan karena keberadaan mereka cukup membantu” ujarnya.

 haji

Kepala Bidang Pengawasan Haji Khusus PPIH Arab Saudi Mulyo Widodo akan terus melakukan monitoring ke PIHK mengingat tugas mereka belum sepenuhnya selesai, karena lima jamaahnya masih menjalani perawatan medis. PIHK harus tetap memulangkan mereka apabila kesehatan mereka sudah memungkinkan.

“Kami akan memonitor perkembangan mereka dan memastikan mereka akan dipulangkan setelah laik terbang secara medis," tegasnya.

Terpisah, Kepala Seksi Pengawasan PIHK Daker Airport Zakaria Anshori menyebutkan proses kepulangan jamaah berlangsung selama 17 hari. Dimulai pada 26 Agustus 2018.

Meski begitu, jumlah hari kepulangan itu bertambah menjadi 19 hari karena adanya jamaah yang sakit. Jamaah sakit tersebut baru bisa dipulangkan pada Kamis (13/9) kemarin.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini