alexametrics

Petunjuk Berbahasa Indonesia Mulai Familiar di Masjid Nabawi

Amril Amarullah, Jurnalis · Jum'at, 14 September 2018 - 19:08 wib
(Foto: Amril/Okezone)

MADINAH - Bila tahun-tahun sebelumnya area Masjid Nabawi, Madinah minim sekali petunjuk berbahasa Indonesia, kini sudah mulai tampak, dan bahkan di beberapa titik seperti di Roudhah dan makam Rasulullah.

Pengamatan Okezone saat melakukan perjalanan mengelilingi area masjid, sudah banyak petunjuk yang menggunakan bahasa Indonesia, jadi tidak hanya bahasa Inggris, Arab, Prancis, India atau Turki saja.

Bahasa Indonesia tidak hanya dalam petunjuk jalan, tetapi yang lain pun dibuatkan khusus berbahasa Indonesia, seperti selebaran pengumuman salat jumat, siaran radio untuk mendengarkan khutbah versi Indonesia di 99.00 FM, hingga buku buku yang diterbitkan pun ada versi khusus untuk jamaah Indonesia.

Kalimat berbahasa Indonesia juga muncul di layar LCD yang berada di pintu masuk dan keluar masjid serta di ruang salat utama. Isinya berupa doa-doa dan sambutan kepada jamaah. Sedangkan di gerbang 16, dipasang baliho besar yang isinya menyambut kedatangan jamaah haji dalam bahasa Arab, bahasa Prancis, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

 bahasa

Hanya saja, untuk petunjuk tempat toilet belum terpampang berbahasa Indonesia, masih dalam bahasa Inggris dan Arab.

Petunjuk lokasi menuju ke Raudhah atau makam Baginda Rasulullah yang sebelumnya tidak ada kini terpampang besar bertulis "Saudara saudara kaum muslimat jangan memaksakan diri dan menyakiti sesama pada saat memasuki raudhah dengan saling mendorong dan berdesak desakan, tunggulah giliran. Dengan izin Allah, masih banyak waktu untuk anda memasuki raudhah dan melasanakan salat di dalamnya".

Uus Rusmana, pria asal Bandung Barat yang merupakan petugas kebersihan Masjid Nabawi mengaku bangga karena kini bahasa Indonesia sudah diakui pemerintah Arab Saudi.

 bahasa

Hal itu menurutnya lumrah, mengingat Indonesia sebagai negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia, sudah sewajarnya terdapat petunjuk tempat atau informasi dalam bahasa Indonesia di Masjid Nabawi, Madinah.

"Sekarang jamaah kita enak, banyak petunjuk berbahasa Indonesia," ucap Uus ketika ditemui Okezone, Jumat (14/9/2018).

Kalau dahulu, kata Uus, banyak jamaah Indonesia yang tersesat dan bertanya ke polisi karena bingung menuju Roudhah dan makam Rasulullah.

"Sebetulnya lebih ke bahasa Melayu, karena disini ada jamaah Malaysia juga. Tapi setidaknya orang Indonesia paham," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini