alexametrics

Al-Ula, Kota Hantu di Arab Saudi yang Bikin Penasaran

Amril Amarullah, Jurnalis · Jum'at, 14 September 2018 - 05:34 wib
(Kota Al-Ula berjarak 400 Km sebelah utara dari Madinah. Foto: Okezone/Amril Amarullah)

MADINAH - Kota Al-Ula, dalam lima tahun mendatang bakal menjadi salah satu destinasi wisata utama di Arab Saudi. Wilayah yang merupakan propinsi pertama tanah Arab itu, kini sedang berbenah untuk semua infrastruktur seperti penambahan hotel, mempercantik situs-situs peninggaan sejarah dan lainnya.

Itulah sebuah rancangan besar yang sedang dipersiapkan Arab Saudi sejak 2017 lalu. Dengan begitu, Al-Ula, sebuah situs terkenal dari sisa-sisa arkeologi berusia lebih dari 2000 tahun itu diharapkan akan menarik minat wisatawan dunia untuk mengunjungi dua tempat itu.

Al-Ula adalah sebuah kota histori berjarak sekitar 400 kilometer sebelah utara dari Madinah Arab Saudi.

Foto/Okezone

Okezone bersama tim Media Center. Haji (MCH) awalnya hendak menuju Madain Saleh, kota gurun tersembunyi Arab Saudi, yang mirip Petra, ibu kota bangsa Arab kuno, Nabath, di Jordania.

Namun sayangnya, setelah menempuh jarak empat jam dari Kota Madinah, ternyata Madain Saleh, sebuah situs warisan dunia versi UNESCO, ditutup hingga 2020 karena sedang dalam pemugaran.

Tentu saja ini membuat tim MCH kecewa lantaran tidak dapat masuk, meski berbagai cara dengan bernegosiasi dengan pihak kepolisian, menunjukkan surat hingga menghubungi KJRI, usaha itu tetap sia-sia.

"Maaf masih ditutup, dilarang masuk, silahkan kembali saja," ujar polisi yang berjaga di pintu gerbang utama Madain Salih itu.

Foto: Okezone/Amril Amrullah

Tim MCH pun harus kecewa, akhirnya tim memutuskan melanjutkan perjalanan ke lokasi lain yakni Al-Ula, sebuah kota lain dengan keindahan sama berjarak 22 kilometer dari Madain Saleh.

Kota itu dulu begitu hidup seiring dengan ramainya jalur perdagangan rempah kuno ini memainkan peran penting dalam membangun kerajaan yang hidup dari perniagaan itu.

Lagi-lagi tim harus kecewa lantaran guna mengembangkan sebuah situs yang diklasifikasikan sebagai warisan budaya oleh UNESCO ini, ternyata Al-Ula pun ditutup hingga 2020 tidak bisa dikunjungi wisatawan dengan alasan renovasi. Sebuah proyek yang diperkirakan menghabiskan biaya antara 50 hingga 100 miliar euro.

(fzy)

1 / 3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini