alexametrics

Angka Kematian Turun, Amphuri Apresiasi Pemerintah Sukses Selenggarakan Haji 2018

Amril Amarullah, Jurnalis · Selasa, 11 September 2018 - 05:44 wib
(Apresiasi untuk pemerintah atas penyelenggaraan ibadah haji 2018. (Foto: Amril Amarullah/Okezone))

MADINAH – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menerima kunjungan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Republik Indonesia (Amphuri), Senin (10/9/2018) malam waktu Arab Saudi, di Kantor Urusan Haji Republik Indonesia Daker Madinah. Kunjungan ini diwakili oleh Bendahara Umum Amphuri HM Tauhid Hamdi dan diterima langsung Kadaker Madinah Muhammad Khanif.

Amphuri yang merupakan asosiasi penyedia travel haji dan umrah khusus ini hadir untuk memberikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang sukses menyelenggarakan haji tahun 2018.

"Kedatangan mereka (Amphuri) untuk silahturahmi sekaligus mengapresiasi penyelenggaraan haji kita tahun ini dinilai berjalan baik," ujar Kadaker Madinah Muhammad Khanif.

Khanif juga menyampaikan kepada Amphuri bahwa petugas terus memberikan perhatian kepada jamaah haji Indonesia selama di Tanah Suci, khususnya mereka yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Saat ini ada lima jamaah haji khusus yang masih di rawat karena sakit. Bahkan sebagai bentuk pelayanan dan perhatian, kami sudah menjenguk jamaah reguler yang dirawat karena sakit, dalam rangka memberikan semangat dan motivasi bahwa jamaah di sini tidak sendirian," tuturnya.

Sementara Bendahara Umum Amphuri HM Tauhid Hamdi menyatakan apresiasinya kepada Kementerian Agama dan sejumlah kementerian terkait atas suksesnya penyelenggaraan haji tahun ini.

"Tahun ini pemerintah berhasil meminimalisir angka kematian, ini peningkatan signifikan dan mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi," ucap Tauhid Hamdi kepada media di Madinah.

Tauhid menjelaskan, terkait penyelenggaraan haji khusus tahun ini berjalan lancar, apalagi dengan adanya sistem E-Hajj semua kebutuhan hotel, akomodasi selama di Arab Saudi sudah bisa diakses dan lancar," terangnya.

Hanya saja, dia mempermasalahkan minimnya fasilitas toilet di Mina dan Arafah saat puncak haji, sehingga mengakibatkan antrean panjang ketika jamaah akan ke kamar kecil.

Selain masalah toilet, dia juga mengusulkan kepada Kementerian Haji Arab Saudi agar tenda di Mina dibuat bertingkat, sehingga memudahkan jamaah haji dan tidak berdesak-desakan saat berada di tenda.

"Untuk saran ke pemerintah Indonesia, saya meminta agar menambah kuota haji khusus lebih banyak lagi di tahun berikutnya," jelasnya.

Seperti diketahui, tahun ini Amphuri memberangkatkan sebanyak 4.500 jamaah haji khusus ke Tanah Suci, dan sebagian dari jamaah sudah dipulangkan ke Tanah Air.

Sedangkan yang tersisa akan diterbangkan besok, Selasa, (11/9/2018) siang. Sebelum diterbangkan ke Tanah Air, ratusan jamaah haji khusus ini menggelar doa bersama untuk bangsa yang dipimpin oleh Ustad Malik di halaman Masjid Nabawi, Senin (10/9/2018) malam. (han)

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini