Kepulangan ke Tanah Air, 103 Jamaah Sakit Ditanazulkan

Amril Amarullah, Jurnalis · Minggu, 9 September 2018 - 18:52 wib
(Foto: Amril Amarullah/Okezone)

MADINAH - Sebanyak 103 jamaah Indonesia yang akan diberangkatkan ke Tanah Air harus melalui proses tanazul alias dipercepat pemulangannya. Para jamaah yang ditanazulkan tersebut menderita berbagai penyakit.

Mereka diberangkatkan sepanjang masa pemulangan gelombang pertama sejak 27 Agustus hingga 9 September ini.

Koordinator Tim Mobile Kesehatan Daker Bandara, dr. Rachmawanti Agustina, tanazul adalah proses percepatan atau penundaan pemulangan jamaah individual. Para jamaah dipulangkan dengan kloter berbeda pada debarkasi yang sama tempat di mana mereka berangkat.

Alasan utamanya biasanya karena jamaah bersangkutan menderita sakit. Menurutnya, jamaah yang ditanazulkan ada yang mengidap demensia, lainnya menderita penyakit paru kronis serta stroke.

“Kebanyakan yang ditanazulkan memang sudah berisiko tinggi sakit bawaan dari Tanah Air dan berusia tua,” kata Rachmawanti di Madinah.

Foto: Amril Amirullah/Okezone

Jamaah yang ditanazulkan biasanya mengambil kursi kosong dari kloter tertentu akibat anggota kelompok tersebut ada yang wafat atau masih dirawat di Saudi.

Sepanjang pemulangan gelombang pertama, kebanyakan jamaah tanazul bisa duduk dan hanya mengambil masing-masing kursi kosong kloter pemulangan. “Hanya dua jamaah yang harus dibaringkan,” kata Rachmawanti.

Sebelum pemulangan, kata Rachmawanti, jamaah yang ditanazulkan diserahkan ke Tenaga Kesehatan Haji Daerah (TKHD) yang mendampingi masing-masiing kloter. Para jamaah tersebut kemudian dijemput keluarga di debarkasi untuk menjalani kontrol kesehatan lanjutan di Tanah Air.

"Adapun untuk secara keseluruhan yg telah diberangkatkan dari airport jeddah sampai dengan hari ini sebanyak 213 kloter dengan jumlah sebanyak 87.028 orang dengan rincian jemaah haji 85.962 orang dan petugas kloter 1.066 orang,” kata Kasi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan Jamaah Daker Bandara Muhammad Syarif.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini