Melihat dari Dekat Museum Haramain, Sejarah Berdirinya Dua Masjid Suci

Amril Amarullah, Jurnalis · Kamis 06 September 2018 10:07 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 06 599 1946738 melihat-dari-dekat-museum-haramain-sejarah-berdirinya-dua-masjid-suci-bSWEP9o8YU.jpg Museum Haramain di Kota Makkah. (Foto: Amril Amarullah/Okezone)

Museum dengan ukuran tidak terlalu besar, hanya 400 meter persegi, namun isi dari museum ini kaya akan karya seni yang menjadi miniatur kecil kebudayaan dan peradaban Islam yang patut dikunjungi jempol.

Museum Haramain yang dibangun 18 tahun silam ini memiliki tujuh ruangan. Terbagi dalam dua ruang besar, ruang koleksi Makkah dan Madinah.

Museum ini banyak menampilkan beragam koleksi seputar Makkah dan Madinah, mulai dari menara Masjidil Haram tempo dulu, alat tenun kain Kiswah, replika sumur air zamzam lengkap dengan alat timbanya, kayu tiang penyangga bagian dalam kakbah, hingga maket perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang prosesnya sudah 80 persen.

"Sejak 2005, sumur yang ada di bawah Masjidil Haram sudah ditutup untuk akses jemaah dan seluruhnya sudah menggunakan alat modern," tutur Subhan.

Museum Haramain. (Foto: Amril Amarullah/Okezone)

Sisi berikutnya adalah koleksi perkembangan Kota Madinah dan Masjid Nabawi. Masuk pada ruang ini, pengunjung akan diperlihatkan terlebih dahulu dengan foto-foto Kota Madinah tempo dulu dan pembangunan Masjid Nabawi. Lalu ada sejumlah koleksi manuskrip dan salinan manuskrip Alquran.

Menurut Subhan, koleksi tertua museum ini adalah tiang kayu penyangga bangunan Kabah. dalam keterangan yang tertera di sisi tiang tersebut, tertulis tiang itu digunakan sejak 65 hijriah.

"Kita berharap, koleksi museum ini bisa terus bertambah sehingga dapat menampilkan bukti sejarah yang lebih lengkap," pungkasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini