alexametrics

Melihat dari Dekat Museum Haramain, Sejarah Berdirinya Dua Masjid Suci

Amril Amarullah, Jurnalis · Kamis, 6 September 2018 - 10:07 wib
(Museum Haramain di Kota Makkah. (Foto: Amril Amarullah/Okezone))

MAKKAH – Puncak ibadah haji 2018 telah selesai dilaksanakan. Jamaah haji Indonesia masih punya waktu beberapa hari sebelum kembali ke Tanah Air. Ada yang memanfaatkan untuk melaksanakan umrah sunah, belanja oleh-oleh, hingga melakukan perjalanan ke tempat-tempat bersejarah di kota kelahiran Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam itu.

Nah, bila ada jamaah yang lebih memilih mengunjungi situs-situs bersejarah di sekitaran Masjidil Haram, Makkah, terdapat Museum Haramain, tempat di mana jamaah haji bisa melihat lebih dekat sejarah pertama kali Masjidil Haram.

Museum yang dibangun oleh Raja Fahd bin Abdul Aziz ini juga dikenal dengan The Exibithion of Two Holy Mosques Architecture, dan terletak di perbukitan Ummu Joud, Makkah.

Museum Haramain. (Foto: Amril Amarullah/Okezone)

Di museum ini, jamaah bisa mempelajari seluk beluk dan sejarah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Termasuk, koleksi terbarunya adalah maket masa depan bangunan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Di Museum Haramain, jamaah bisa eksplorasi, menggali sejarah dan kecanggihan arsitektur di dua masjid suci tersebut. Museum Haramain dapat diistilahkan berarti Dua Masjid Suci.

"Di sini kita jadi tahu ini lho pertama kali sejarahnya Masjidil Haram dan Nabawi," ucap Aya, jamaah haji asal Jakarta.

Tempat-tempat yang bersejarah ini menyimpan berbagai benda-benda peninggalan agama Islam mulai dari zaman awal Islam mengalami perkembangan hingga abad modern seperti sekarang ini.

"Saya melihat pintu Kakbah pertama kali dan Makam Ibrahim ada di sini. Kita bisa foto dengan benda-benda bersejarah ini," kata Aya lagi.

Museum Haramain. (Foto: Amril Amarullah/Okezone)

Museum ini masih berada di satu area dengan gedung pembuatan dari kiswah Kakbah. Tepatnya berada di daerah Ummul Joud yang merupakan jalan menuju ke Hudaibiyah atau juga dikenal dengan Jalan Jeddah Gadim/Jalan Jeddah Lama. Butuh waktu 30 menit jika memulai perjalanan dari Masjidil Haram.

Museum Haramain menjadi salah satu bangunan kebanggaan bagi warga Arab. Ribuan jamaah haji dan umrah selalu menyempatkan berkunjung ke sini.

"Jamaah haji Indonesia paling senang ke sini. Mereka selalu mengambil dokumentasi foto dan video di sini. Masuknya juga gratis," ucap Subhan Cholid, kabid Transportasi Makkah-Madinah.

(han)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini