Jamaah Gelombang II Bakal Nikmati Kunjungan Tempat Bersejarah di Madinah

Amril Amarullah, Jurnalis · Sabtu, 1 September 2018 - 21:27 wib
((Foto: Amril Amarullah/Okezone))

MADINAH – Selama di Madinah, jamaah haji Indonesia gelombang II bakal menikmati fasilitas mengunjungi sejumlah tempat atau situs bersejarah di Kota Madinah.

Di antara tempat tersebut yang dibolehkan oleh PPIH atau Kerajaan Arab Saudi, di antaranya Masjid Qiblatain, masjid yang dulu sempat berkiblat ke arah Al-Aqsha di Palestina.

Selain ke Masjid Qiblatain, jamaah juga akan dimanjakan dengan fasilitas serupa yakni kunjungan ke Masjid Quba, Jabal Uhud, dan Masjid Khandaq.

"Besok insya Allah ada program jiarah awal untuk Kloter SUB 40 sebanyak 105 jamaah," kata Kepala Sektor 4 Daker Madinah Khoirul Anam, Sabtu (1/9/2018).

Jamaah Gelombang II Bakal Nikmati Kunjungan Tempat Bersejarah di Madinah (Foto: Amril Amarullah/Okezone))

Selain ke tempat-tempat bersejarah, bila waktunya memungkinkan nantinya jamaah juga akan dibawa mengunjungi perkebunan kurma, buah kesayangan Rasulullah. "Biasanya mereka akan memborong beragam jenis buah kurm tersebut, mulai Ajwa, Qasim, Sukkari, dan banyak lagi," ujarnya lagi.

Untuk kali ini, kata Anam, pergerakan jamaah di Madinah lebih santai, berbeda dengan jamaah gombang pertama. Saat ini, jamaah terlihat juga lebih tenang, dengan raut wajah bahagia karena mereka sudah melaksanakan inti ibadah haji di Arafah, jadi beban mereka sudah tak ada.

"Katakanlah sekarang ini adalah bonus untuk mereka selama di Madinah untuk melaksanakan sunah arbain, atau jiarah ke tempat tempat bsrsejarah," tuturnya.

(Foto: Amril Amarullah/Okezone)

Selain itu, Anom mengatakan, jamaah gelombang kedua lebih banyak waktu untuk beristirahat dan mempersiapkan diri kembali ke kampung halaman. "Biasanya mereka sudah mulai menyiapkan oleh-oleh berupa pakaian, perangkat shalat, dan makanan," ujar Anam.

Berbeda dengan jamaah gelombang pertama yang lebih dulu tiba di Madinah. Mereka masih harus mempersiapkan diri untuk puncak haji yang melelahkan. Selesai di Madinah mereka diberangkatkan ke Makkah dan mampir ke Miqat Bir Ali untuk berihram.

Jamaah gelombang kedua berada di Madinah lebih dari sepekan. Sebagian dari mereka tidak menyelesaikan ibadah Arba’in karena sudah merindukan kampung halaman. Ketika akan meninggalkan Madinah, mereka tak mempermasalahkan ibadah sunah tersebut.

(Baca Juga : Hotel Setan Bersinar 24 Jam, Jadi Saksi Bisu Kegigihan Nabi Ibrahim)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini