alexametrics

Waspadai Penyakit Jamaah Pasca-Armina, Ini 3 Tips agar Tetap Sehat

Amril Amarullah, Jurnalis · Senin, 27 Agustus 2018 - 13:47 wib
(Ilustrasi jamaah haji. (Foto: AP))

MAKKAH – Fase Armina sudah berlalu, namun tidak berarti perilaku menjaga kesehatan haji berakhir. Justru pasca-Armina ini perlu diwaspadai.

Kloter awal sudah mulai kembali ke Tanah Air, sementara kloter lainnya masih melanjutkan ibadah sunah di Madinah.

"Biasanya jamaah yang sudah selesai berhaji mengalami penurunan daya tahan tubuh karena malas makan," kata Menteri Kesehatan Nila Moeloek melalui keterangan yang diterima Okezone, Senin (27/8/2018).

Guna menekan risiko sakit pada jamaah haji pasca-Armina, tugas tim medis, khususnya di kloter (TKHI) dan pada jamaah, harus lebih ditingkatkan.

Terkait hal ini, Menkes Nila Moeloek menyampaikan tiga pesan kepada TKHI dan jamaah haji.

Pertama, TKHI diminta meningkatkan early diagnostic terhadap jamaah di pondokan kloter masing-masing, terutama usai puncak ibadah haji.

"Waspada terhadap jamaah pascarawat di KKHI atau RSAS, terutama yang mengidap penyakit kardiovaskuler dan memastikan intake yang cukup pada jamaah sakit karena pasca armina kondisi ini menjadi risiko yang dapat menyumbang angka kematian tinggi," kata Menkes Nila.

Ilustrasi jamaah haji. (Foto: Kemenag.go.id)

Kedua, jamaah gelombang 1 diimbau menjaga kesehatan dan kebugaran karena akan kembali ke Tanah Air. Begitu juga dengan jamaah gelombang 2 yang masih akan ke Madinah untuk beribadah di sana.

Ketiga, jamaah haji diimbau mengatur aktivitas, jangan berlebihan dan sesuai prioritas. "Tetap menjaga waktu istirahat dan menjaga asupan makannya," pesan Menkes Nila.

Ia berharap perilaku hidup sehat yang sudah dijaga sebelum Armina tetap dipertahankan. Caranya dengan menjaga pola makan, rajin minum, dan cukup istirahat.

"Kami tentu ingin jamaah kembali ke Indonesia dengan sehat. Maka tetap jaga kesehatan sampai pulang nanti," kata Menkes.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini