alexametrics

Setiap Jamaah Haji Dapat 5 Liter Air Zamzam

Antara, Jurnalis · Jum'at, 10 Agustus 2018 - 18:35 wib
(Ilustrasi air zamzam.)

SURABAYA - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi/Debarkasi Surabaya memastikan setiap jamaah haji mendapat air zamzam yang sudah disiapkan dan dapat diambil di Asrama Haji Sukolilo Surabaya sepulang dari Tanah Suci.

"Setiap jamaah haji akan mendapatkan satu galon air zamzam setibanya di Tanah Air nanti," ujar Sekretaris PPIH Embarkasi/Debarkasi Surabaya Achmad Faridul Ilmi di Surabaya, Jumat (10/8/2018).

Dia menjelaskan, satu galon tersebut berisi lima liter air zamzam yang akan dibagikan kepada setiap jamaah ketika sudah berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Ia mengatakan saat ini sudah ada sekitar 26 ribu galon air zamzam yang telah tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Galon-galon air zamzam tersebut diangkut secara bertahap menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines setiap hari, sejak 1 Agustus.

"Pesawat Saudi Arabian Airlines ini setiap hari memberangkatkan jamaah calon haji dari Embarkasi Surabaya menuju Tanah Suci. Ketika kembali ke Surabaya mengangkut air zamzam sejak 1 Agustus lalu. Sekali angkut sekitar 3.200 galon," katanya.

Faridul memprediksi pada Sabtu (11/8), pengangkutan air zamzam terakhir di Embarkasi Surabaya.

Sumur zamzam. Foto: MCH

Dia memastikan galon-galon air zamzam yang yang telah tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya tersimpan dengan baik tanpa ada satu pun kemasan rusak. "Sudah siap dibagikan kepada setiap jamaah haji ketika pulang dari Tanah Suci," ujarnya.

PPIH Embarkasi Surabaya tahun ini memberangkatkan 37.055 calon haji yang meliputi 35.270 orang asal Jawa Timur, 700 dari Bali, dan 670 dari Nusa Tenggara Timur. Sekitar 29 ribu calon haji di antaranya hingga saat ini telah berada di Tanah Suci.

PPIH Embarkasi Surabaya masih menyisakan 15 kolter jamaah calon haji yang akan terus diberangkatkan secara bertahap setiap hari hingga 15 Agustus mendatang.

Sejauh ini, hingga keberangkatan kloter 66 di Embarkasi Surabaya, tercatat enam calon haji dinyatakan gagal berangkat dan harus dipulangkan ke daerah asalnya setelah diketahui hamil.

Sebanyak dua calon gagal berangkat setelah terdeteksi hamil saat tes kesehatan di daerah asalnya, empat lainnya diketahui hamil sesaat menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci, yaitu ketika menjalani tes kesehatan terakhir di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini