nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Tempat Ziarah di Makkah, Nomor 3 Lokasi Jin Sepakat Berbaiat

Rafida Ulfa, Jurnalis · Selasa 31 Juli 2018 13:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 31 599 1929748 4-tempat-ziarah-di-makkah-nomor-3-lokasi-jin-sepakat-berbaiat-Y2zhRQf0R9.jpg Masjid Al Jinn di Kota Makkah. (Foto: Ist)

JAKARTA – Di Tanah Suci, khususnya di Kota Makkah, terdapat sejumlah lokasi ziarah yang menjadi saksi bisu perkembangan agama Islam. Tempat-tempat ini menarik untuk ditilik dan diresapi.

Ziarah sesuai dengan hukum dasarnya adalah jaiz dan dapat emnjadi sunah dapat pula menjadi makruh atau haram tergantung dari orang-orang yang melaksanakannya ziarah itu sendiri. Apabila dia berziarah semata-mata karena Allah Subhanahu wa ta’ala, maka ziarahnya menjadi ibadah baginya. Namun jika dijalankan sekadar mengambil i’tibar atau nilai pelajaran atas yang didapatnya, maka ziarahnya menjadi sunnah baginya.

Sebaliknya, jika ziarah dilakukan hanya untuk dorongan nafsu semata dan atas pertimbangan lain yang tidak dibenarkan agama serta dapat merusak akidah keislamannya, maka ziarah itu menjadi makruh bahkan haram dan diazab di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala.

Berikut ini 4 lokasi ziarah di Kota Makkah, seperti Okezone kutip dari buku 'Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Direktorat Jendral Penyelenggara Haji dan Umrah Jakarta', Selasa (31/7/2018).

1. Gua Hira di Jabal Nur

Di sebelah utara Masjidil Haram ± 6 kilometer terdapat sebuah gunung yang disebut Jabal Nur. Guna mendaki ke atas memerlukan waktu ± 1 jam.

Di sana terdapat sebuah gua yang cukup untuk duduk kurang lebih 4 orang, tinggi di dalamnya setinggi orang berdiri. Gua tersebut dikenal dengan nama Gua Hira.

Jabal Nur dan Gua Hira ini sangat penting dalam sejarah Islam, karena di gua inilah tempat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam menerima wahyu pertama, yaitu Surah Al Alaq dari ayat 1 sampai 5.

Gua Hira. (Foto: MCH 2017)

2. Gua Tsur di Jabal Tsur

Di sebelah selatan Masjidi Haram sejauh ± 6 km terdapat Jabal Tsur. Jabal Tsur ini mempunyai nilai penting dalam sejarah Islam.

Rasullullah Shallallahu alaihi wasallam bersama-sama dengan Abu Bakar Assiddiq pernah menyembunyikan dirinya di gunung tersebut waktu hendak hijrah ke Madinah.

Menurut riwayat, setelah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam selamat dari kepungan kafir Quraisy di rumahnya, maka Beliau dengan diam-diam menyinggahi sahabat Abu Bakar Assiddiq.

Dari rumah Abu Bakar, Beliau bersama-sama lebih dahulu berlindung menyembunyikan dirinya di Jabal Tsur selama tiga hari kemudian menuju Madinah.

Sebagian orang-orang kafir Quraisy waktu mengejar Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam ada yang telah sampai Gua Tsur. Mereka mendapat gua tersebut tertutup dengan sarang laba-laba dan tampak burung merpati yang sedang bertelur di sarangnya.

Gua Tsur. (Foto: Instagram)

Dengan melihat keadaan demikian, mereka berkesimpulan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam tidak mungkin bersembunyi di gua tersebut.

Sewaktu orang-orang Quraisy di muka gua, bukan main cemas hati Abu Bakar Assiddiq. Jika ingin masuk ke gua tesebut harus dengan merangkak dan setelah masuk hanya cukup untuk duduk. Guna mencapai Gua Tsur ini memerlukan perjalanan 1,5 jam.

3. Masjid Jin

Masjid Jin terletak di dekat Ma’la. Dinamakan Masjid Jin karena ada sekelompok jin sepakat berbaiat mengakui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam adalah utusan Allah Subhanahu wa ta’ala.

Masjid Jin ini ada kaitannya dengan riwayat tentang jin yang dijelaskan dalam firman Allah Subhanahu wa ta’ala yang artinya:

"Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan kepadamu (Muhammad) serombongan jin yang mendengarkan (bacaan) Alquran, maka ketika mereka menghadiri (pembacaan)-nya mereka berkata, 'Diamlah kamu! Untuk mendengarkannya'. Maka ketika telah selesai, mereka kembali pada kaumnya (untuk memberi peringatan). Mereka berkata, 'Wahai kaum kami! Sungguh kami telah mendengarkan kitab (Alquran) yang diturunkan kepada Musa, membenarkan (kitab-kitab) yang datang sebelumnya, membimbing kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus. Wahai kaum kami! Terimalah (seruan) orang (Muhammad) yang menyeru kepada Allah. Dan berimanlah kepada-Nya, dan Dia akan mengampuni dosa-dosamu, dan melepaskan kamu dari azab yang pedih. Dan barang siapa yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah (Muhammad) maka dia tidak akan dapat melepaskan diri dari siksaan Allah di bumi, padahal tidakada pelindung baginya selain Allah, mereka berada dalam kesesatan yang nyata." (QS Al Ahqaf: 29–32).

Masjid Jin. (Foto: Wordpress)

4. Jabal Rahmah

Di tengah-tengah Padang Arafah terlihat sebuah bukit yang atasnya terdapat tugu. Bukit tersebut sekarang lebih dikenal dengan nama Jabal Rahmah.

Menurut riwayat, sewaktu Nabi Adam Alaihi sallam dan Siti Hawa turun dari surga, keduanya terpisah dalam kurun waktu yang cukup lama. Selama itu mereka saring mencari dan akhirnya bertemu di Padang Arafah.

Jabal Rahmah. (Foto: Okezone)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini