KJRI Jeddah Dampingi Saksi Tertabraknya Pilot Lion Air di Polantas Madinah

Amril Amarullah, Jurnalis · Rabu 25 Juli 2018 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 25 398 1927013 kjri-jeddah-dampingi-saksi-tertabraknya-pilot-lion-air-di-polantas-madinah-dqfRdCION0.jpeg KJRI Jeddah saat mendampingi saksi memberi keterangan terkait kasus tertabraknya pilot Lion Air di Madinah (foto KJRI Jeddah)

MADINAH — Tim Perlindungan Warga KJRI Jeddah mendampingi Kapten Widjanarko Tri Istiadi Selasa, 24 Juli 2018, saat memberikan keterangan di Kantor Polisi Lalu Lintas, Madinah. Keterangan saksi diperlukan untuk melengkapi berkas penyidikan oleh pihak polantas yang nantinya dijadikan dasar untuk menentukan prosentase kesalahan.

Dalam kesaksiannya di hadapan Letnan Abdulaziz yang menangani perkara, Widjanarko selaku rekan korban sekaligus saksi mata, menjelaskan secara runtut kronologi kecelakaan maut yang merenggut nyawa mediang pilot Lion Air, Bambang Sugiri.

“Kapten Bambang terpelanting hingga sekitar radius 50 meter. Tertabraknya di bagian kiri tubuhnya. Dan mobil yang menabrak kencang dan tidak ngerem,” terang Widjanarko kepada penyidik.

Dari keterangan saksi mata dan hasil analisis olah TKP pihak polantas, diperoleh kesimpulan sementara prosentase kesalahan masing-masing pengemudi 50 persen dan korban 50 persen.

Selanjutnya, pihak polantas meminta KJRI membantu penerbitan syahadah wafat (akte wafat) melalui Kantor Catatan Sipil dan surat hasil visum dari Tim Medis Rumah Sakit Ouhud, Madinah. Dua dokumen ini diperlukan pihak polantas Madinah untuk melengkapi berkas tuntutan sebelum diajukan ke pengadilan.

Jenazah pilot Lion Air dibawa jamaah (Okezone)

Seperti dituturkan Widjanarko kepada Tim Perlindungan Warga KJRI pascakecelakaan, pengemudi mobil bermerek Lexus keluar dari mobilnya setelah menabrak korban hingga terpental.

“Saya ke sana (tempat berbaringnya korban), terus pramugari akhirnya juga menghampiri bareng sama saya. Karena saya memang masih takut ada mobil walaupun sudah berhenti, mereka akhirnya berhenti panjang, Pak. Pramugari akhirnya teriak ‘telepon ambulans, telepon ambulans’,” sambung Widjanarko.

Menerima laporan dari Tim, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, memberikan arahan kepada Koordinator Tim Pelayanan dan Perlindungan WNI (KPW) agar menugaskan tim khusus untuk mengawal kasus kecelakaan ini hingga tuntas.

“Penanganan kasus ini memerlukan waktu, dan harus melalui beberapa tahapan persidangan. Jadi, harus bersabar. Tapi, kami jamin, Tim kami akan terus mengawal kasus ini hingga mendapatkan keputusan yang seadil-adilnya,” ucap Konjen.

 

Seperti diberitakan, pilot Lion Air, Bambang Sugiri, mengalami kecelakaan lalu lintas pada Sabtu siang (21/7) di Jalan Raya Prince Naif Bin Abdulaziz, Madinah.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14:30 waktu setempat. Korban bersama lima orang kru lainnya menyeberang jalan usai berbelanja di sebuah swalayan yang terletak di seberang penginapan mereka.

Namun nahas, sebuah mobil yang sedang melaju kencang dari arah kiri dan menabrak pria kelahiran Yogyakarta,1954 ini.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini