Ini Potret Fasilitas 'Wah' Bus Pintar Pengangkut Jamaah Haji Indonesia

Amril Amarullah, Jurnalis · Rabu 25 Juli 2018 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 25 398 1926988 ini-potret-fasilitas-wah-bus-pintar-pengangkut-jamaah-haji-indonesia-biUxZKUYBx.jpg Bus pintar yang mengangkut jamaah haji Indonesia. (Foto: Amril Amarullah/Okezone)

MADINAH – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi siap memberangkatkan 18 kloter jamaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah pada 26 Juli 2018. Tentunya, jamaah Indonesia bakal merasakan sensasi berkendara mobil dengan pelayanan yang inovatif dan berteknologi canggih ini.

Sehingga, pantas bila dikatakan bus pengangkut jamaah haji tahun 2018 disebut bus pintar. Sebuah pelayanan transportasi yang terorganisasi bagi jamaah haji.

Mengapa demikian, karena semua bus yang melayani jamaah Indonesia sudah dilengkapi sistem Global Position System (GPS) yang disiapakan perusahaan sebagai bentuk pengawasan, dan akan dikontrol pergerakan bus melalui sistem komputerisasi langsung dari pusat.

Sistem ini akan menyediakan panduan pada bus yang memungkinkan kendali jarak jauh. Perangkat lunak sudah dipasangkan pada 1.400 bus yang akan digunakan oleh pusat operasi untuk mengatur bus pada rute dan peta perjalanan.

Langkah ini mengubah bus model lama menjadi bus pintar yang dapat dengan mudah dihubungkan dan dilacak melalui sensor elektronik.

Sementara apa saja fasilitas lain yang ada di dalam kabin bus buatan China itu? Ketika memasuki bus dari pintu depan akan terasa seperti menaiki pesawat. Model tangga ke atas layaknya bus tingkat, dengan posisi sopir di bawah dan dilengkapi ruang istirahat.

Bagian dalam tampak seperti naik bus pariwisata ini memiliki kapasitas 49 kursi. Di tiap kursi memiliki soket USB. Jamaah yang kehabisan daya baterai ponsel bisa mengisi ulang ponselnya. Letaknya ada di depan bawah kursi penumpang.

Lampu baca juga ada di bagian atas kursi penumpang. Di bagian kabin untuk menyimpan tas tentengan, juga terdapat soket listrik.

Bus dilengkapi dengan televisi, AC, bagasi bawah, toilet, kulkas dan air minum, pengeras suara, alat pemadam kebakaran, kotak P3K, serta pemecah kaca. Lalu yang menarik ada dua CCTV (depan dan belakang), sehingga segala aktivitas penumpang dan sopir akan terpantau langsung dari sistem kontrol pusat.

Toilet terdapat di bagian tengah bus posisi dekat tangga keluar, letaknya di bawah. Jamaah yang mau ke toilet harus menuruni anak tangga dulu. Letaknya ada di sebelah kiri.

Bus-bus tersebut adalah yang akan mengangkut jamaah Indonesia dari Madinah menuju Makkah. Jamaah akan mengambil miqat di Bir Ali yang berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Madinah.

Menurut Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi, Subhan Cholid, untuk tahun ini sedikit berbeda dari sebelumnya. Ada sebagian bus yang akan digunakan adalah bus model terbaru yang sebenarnya baru akan diperkenalkan ke publik Arab Saudi pada 2019, namun di musim haji tahun ini sudah siap digunakan untuk menghantar jamaah Indonesia.

Oleh karena itu, Subhan menjamin masalah keamanan dan kesipan bus sudah 95 persen. "Kami sudah berkoordinasi dengan Organda Arab Saudi, terutama masalah kondisi bus dan juga sopir yang terbebas dari narkoba," tuturnya.

Pemberangkatan akan dilakukan pada 26 Juli 2018, dimulai pukul 06.00 hingga sore waktu Arab Saudi. Sebanyak 1.400 bus dinyatakan dalam kondisi baik, setelah Selasa 24 Juli 2018 tim transportasi haji melakukan pemeriksaan di pool bus "Dallah Hajjtransport" di Kilometer 9 Madinah.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini