Tingkatkan Pelayanan, Tak Ada Lagi Tempat Tidur Bertingkat di Asrama Haji Tebing Padang

ant, Jurnalis · Jum'at, 13 Juli 2018 - 12:53 wib
(Ilustrasi tempat tidur asrama haji. (Foto: Antara))

PADANG - Kementerian Agama (Kemenag) wilayah Sumatera Barat meningkatkan kualitas dan standar pelayanan di Asrama Haji Tabing, Padang, memasuki musim haji 2018 agar jamaah menjadi lebih nyaman.

"Tahun ini tidak ada lagi digunakan tempat tidur bertingkat, semuanya sudah memakai tempat tidur standar," kata Kepala UPT Asrama Haji Tabing Ali Amran di Padang, Jumat (13/7/2018).

Ia menyebutkan saat ini Asrama Haji Tabing memiliki 480 kamar sehingga mampu menampung jamaah satu kloter yang berjumlah 390 orang. Untuk fasilitas juga sudah dibenahi termasuk masjid, ruang makan, dan sarana penunjang lainnya, kata dia.

Menyambut kedatangan kloter pertama embarkasi Padang yang akan masuk pada 16 Juli 2018, sudah dilakukan pengecekan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan dan memastikan kondisinya layak. "Terakhir sudah dilakukan fogging untuk membunuh nyamuk dan mencegah penularan DBD," ujar dia.

Sebelumnya Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar Ali saat berkunjung ke Asrama Haji Tabing menyampaikan, pihaknya meningkatkan standarisasi pengelolaan dan kualitas bangunan di asrama haji guna memaksimalkan layanan kepada jamaah haji.

"Salah satu yang diperbaiki adalah manajemen pengelolaan dan modernisasi bangunan, di antaranya mengadopsi kekhasan budaya setempat," kata dia.

Foto: Okezone

Menurut dia salah satu standar yang diterapkan di asrama haji seluruh Indonesia dipatok pelayanan minimal sama dengan hotel bintang empat. "Apalagi pada 2018 kami menargetkan standar kepuasan jamaah haji minimal skornya mencapai 85," katanya.

Oleh sebab itu pihaknya mencoba membangun paradigma baru soal asrama haji yang dulu identik dengan tradisional diubah menjadi lebih modern.  "Dulu tempat tidurnya susun, sekarang lebih baik dan manusiawi," ujarnya.

Ia mengatakan telah menyusun peta jalan pengembangan asrama haji ke arah yang lebih baik, termasuk bekerja sama dengan pemerintah provinsi. "Tidak hanya melengkapi fasilitas, kami juga akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelolanya," kata dia.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang, Sumatera Barat akan memberangkatkan 6.346 calon haji pada musim haji 2018 terdiri atas 17 kelompok terbang.

"Hingga saat ini persiapan sudah tuntas, pada 16 Juli kloter pertama akan masuk asrama haji dan berangkat ke Tanah Suci pada 17 Juli," kata Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Irwan.

Ia merinci dari 6.346 calon haji tersebut terdiri atas 4.613 calon haji asal Sumbar, 1.653 dari Bengkulu didampingi 80 petugas haji.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini