Lebih dari 15 Ribu Jamaah Masuk ke Asrama Haji Sudiang Makassar

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis, 12 Juli 2018 - 14:04 wib
(Ilustrasi Haji (foto: Okezone))

MAKASSAR - Sebanyak 15.271 jamaah haji akan masuk ke Asrama Haji Sudiang, Makassar pada 16 sampai Juli 2018 mendatang.

Mereka akan diberangkatkan melalu Embarkarsi Makassar menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia ke Makkah, Arab Saudi.

"Ada 15.271 Embarkarsi Makassar," kata Humas Kementerian Agama Kantor Wilayah Sulsel Sofyan Ahmad saat ditemui, Kamis (12/7/2018).

Ia menyebutkan, jamaah haji dari Embarkarsi Makassar di antaranya berasal dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

"Untuk jamaah haji asal Sulsel sendiri sebanyak 1.179 dari berbagai Kabupaten," tutur Sofyan kepada Okezone.

Embarkasi Makassar (foto: Herman A/Okezone) 

Untuk tahun ini, kata Sofyan, jamaah akan mengikuti ibadah haji selama 8 hari. Pemberangkatan pertama pada 17 Juli 2018 sekitar 15.35 Wita dari Asrama Sudiang Makassar.

"Jamaah menggunakan maskapai Garuda Indonesia," ungkapnya.

Adapun jumlah jamaah haji secara terperinci mulai dari tingkat usia jamaah mapun asalnya Kemenag Sulsel masih sementara mengumpulkan data

"Kalau itu belum ada karena masih by sistem," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, pelantikan panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) Embarkasi Makassar berlangsung di Jalan Asrama Haji, Sudiang Makassar Selasa (10/7/2018) kemarin.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani yang hadir dibpelantikan PPIH itu mengatakan, acara juga dirangkaikan dengan pelaksanaan meal test komsumsi jamaah haji 2018.

"Jemaah haji berangkat dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan Saudi Air. Kita membahas bagaimana fasilitas jemaah haji nanti di mekkah dan madinah," kata Dicky kepada Okezone.

Dicky mengungkapkan, menurut info dari Kementerian Agama Republik Indonesia bahwa untuk Sulsel mendapat tambahan kuota haji sebanyak lima ribu. "Infonya seperti itu dari kementerian agama. Namun tidak bisa digunakan karena waktu yang sangat sempit," ungkap Dicky.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini