Tutup Pelatihan PPIH Arab Saudi, Ini 4 Catatan Sekjen Kemenag Nur Syam
Amril Amarullah, Jurnalis · Senin, 4 Juni 2018 - 04:28 wib
(Sekjen Kemenag, Nur Syam. (Foto: Amril Amarullah/Okezone))

JAKARTA - Pelatihan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1439H/2018M resmi ditutup oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam, Minggu 3 Juni 2018 malam.

Nur Syam dalam sambutannya menegaskan keberhasilan penyelenggaraan haji sangat dipengaruhi kompetensi petugas sebagai garda terdepan melayani jemaah. Untuk itu tiap petugas diminta tingkatkan kompetensi yang dimiliki.

Paling tidak, sambung Nur Syam ada empat variabel yang dapat ditingkatkan dari sisi petugas. “Pertama sumber daya petugas yang memiliki kompetensi, kedua kesiapan mental petugas, ketiga pelatihan yang memadai dan keempat infrastruktur pelatihan yang baik,” kata Sekjen.

Nur Syam. Foto: Amril Amarullah/Okezone

Nur Syam menambahkan, aspek lain yang perlu ditingkatkan adalah asrama, transportasi, dan konsumsi untuk peserta pelatihan. "Terpenting lagi adalah hilangkan ego sektoral,” kata pejabat kelahiran Tuban 7 Agustus 1958 itu. Saat di Tanah Suci, imbuh Nur Syam lagi, semuanya adalah petugas haji Indonesia. “Kita semua adalah satu kesatuan,” katanya.

(Baca juga: Cerita Petugas Haji Menghadapi Jemaah Indonesia dengan Berbagai Tingkah Laku Unik)

Sebelumnya, Ketua Panitia kegiatan Eka Jusup Singka mengatakan, rekrutmen petugas haji dibagi dua yakni petugas haji yang menyertai kelompok terbang (kloter) dan petugas haji Arab Saudi. “Petugas haji sebelum melaksanakan tugasnya diberikan pelatihan sesuai bidangnya,” ujar Eka yang juga Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes itu. Pelatihan petugas Arab Saudi ini merupakan sinergi Kemenag dan Kemenkes.

Nur Syam. Foto: Amril Amarullah/Okezone

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap petugas serta memiliki loyalitas dan dedikasi. “Juga untuk membentuk karakter petugas yang profesional dan berakhlakul karimah,” ujar Eka.

“Keseluruhan petugas berjumlah 783 orang dengan rincian pelayanan umum dan ibadah dari Kemenag 478 orang dan 305 petugas pelayanan kesehatan dari Kemenkes,” terangnya.

Hadir dalam kesempatan ini selain Sekjen, unsur Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI), jajaran pejabat Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, perwakilan Kemenkes, TNI dan Polri.

Nur Syam. Foto: Amril Amarullah/Okezone

Dalam penutupan ini juga dilakukan pengukuhan dan penyerahan anggaran dasar dan rumah tangga Forum Alumni Komunikasi Petugas Haji Indonesia (FAKPHI). Serta dilakukan penyerahan bantuan dana untuk Masjid Al Mabrur Asrama Haji Pondok Gede senilai Rp25 juta. (qlh)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini