Selama Musim Haji 2018, Kemenag Siapkan Masakan dengan Bumbu dari Indonesia
Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at, 9 Maret 2018 - 19:26 wib
(Managing Director Okezone.com Rady Akbar Rafly menyerahkan cenderamata kepada Direktur Bina Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi HD di kantor Redaksi Okezone, Jakarta, Jumat (9/3/2018). (Foto: Heru Haryono/Okezone))

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) akan memberikan pelayanan ekstra dalam hal makanan untuk para jamaah selama musim haji 2018 ini, meski tidak ada dapur umum di Tanah Suci.

“Tahun ini kita akan menyiasati bagaimana bisa memberikan intensitas makan kepada jamaah di mana harus 40x selama mereka di Tanah Suci meskipun tidak ada dapur umum di sana,” ujar Direktur Bina Haji Kementerian Agama, Khoirizi H Dasir dalam program Special Dialogue bertajuk “Persiapan Panitia Haji 2018” di Kantor Redaksi Okezone, Gedung iNews Center Lantai 12, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018).

Khoirizi menyatakan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mewajibkan menu makanan yang akan dikonsumsi untuk para jamaah menggunakan bumbu cita rasa Indonesia.

“Pemerintah melalui Menteri Agama akan mewajibkan menu makanan atau bumbu dari Indonesia,” tegasnya.

(Foto: Heru Haryono/Okezone)

Tak hanya masakan, nantinya makanan instan seperti mi juga akan disediakan kepada para jamaah selama berada di Arab Saudi.

(Baca Juga: Persiapan Haji 2018, Okezone Hadirkan Direktur Bina Haji Kemenag Khoirizi H Dasir)

“Makanan ringan harus ada juga, seperti Indomie harus dari Indonesia. Kita mendorong pemerintah untuk melakukan ekspor barang kita ke sana, sehingga kebutuhan jamaah dengan cita rasa Indonesia bisa terpenuhi, kesempatan baik kan ini,” tukas dia.

(Baca Juga: Kementerian Agama Lakukan Inovasi Baru di Musim Haji Tahun 2018)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming