Duh! 70 Jamaah Haji Asal NTT Tertinggal di Surabaya, Kok Bisa?
Adi Rianghepat, Jurnalis · Senin, 2 Oktober 2017 - 12:29 wib
(Jamaah haji embarkasi Padang saat menunggu keberangkatan (Rus Akbar))

KUPANG - Sebanyak 70 jamaah haji asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang harusnya tiba di Bandara El Tari Kupang bersama 117 jamaah lainnya pada Minggu 1 Oktober, malah tertinggal di Surabaya. Mereka tak bisa diikutkan terbang ke Kupang.

"Karena pengurusan administrasi yang terlambat maka para jamaah tidak bisa diikutkan dalam penerbangan kembali ke Kupang hari ini," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Ambros Korbafo kepada Okezone di Bandara El Tari Kupang, Minggu (1/10/2017).

Menurut dia ada sejumlah pengurusan administrasu di bandara yang menyebabkan proses masuknya para jamaah ke ruangan tunggu terlambat. Meskipun pihak maskapai Citilink sudah memberi toleransi menanti para penumpang namun tidak kunjung juga naik ke pesawat. "Akhirnya terpaksa ditinggal," kata Ambros.

Terhadap 70 orang jamaah haji itu baru akan diterbangkan oleh Citi link pada Senin 2 Oktober dan Selasa 3 Oktober mendatang. "Jadi yang 40 orang akan ikut penerbangan Senin besok dan sisanya 30 orang haji pada hari Selasa," katanya.

Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man mengatakan, akan terus berkomunikasi dengan pihak terkait termasuk pihak Asrama Haji Sukolilo untuk kepentingan pelayanan oenginapan bagi para jamaah yang tertinggal. "Pemerintah kota masih terus berkoordinasi agar pemulangannya nanti tidak lagi jadi persoalan," katanya.

Kota Kupang mengirimkan 189 orang calon haji ke Tanah Suci. Namun setiba di Embarkasi Surabaya seorang calon haji bernama Siti Sufu sakit lalu meninggal dunia. Jamaah lain bernama Kabi Deni juga meninggal. Kini tersisa 187 haji yang di pulangkan ke Tanah Air.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming