Innalillahi... Jamaah Haji asal Aceh Wafat Akibat Sakit Jantung di Masjid Nabawi
Agregasi Antara, Jurnalis · Kamis, 28 September 2017 - 13:18 wib
(ilustrasi (Foto: Dok. Okezone))

BANDA ACEH - Seorang jemaah haji dari Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh bernama Ibnu Hasan Bin Abdurrahman meninggal dunia di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, pada Rabu 27 September 2017 lalu.

Koordinator Keprotokolan dan Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh, Rusli di Banda Aceh, Kamis (28/9/2017) mengatakan, Ibnu Hasan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 Embarkasi Aceh.

"Almarhum Ibnu Hasan berumur 64 tahun, dan wafat ketika berada di Masjid Nabawi sekitar pukul 07.30 WAS (Waktu Arab Saudi). Beliau dimakamkan di Baqi'," ujarnya.

Ia menuturkan, berdasarkan kronologis almarhum memiliki riwayat penyakit komplikasi seperti diabetes melitus atau gula, lalu hipertensi atau tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. Jamaah haji berasal dari Pidie itu membawa banyak obat seperti untuk jantung dari Tanah Air yang dikonsumsi selama menjalankan rangkaian ibadah haji selama di Tanah Suci.

"Tercatat, almarhum juga pernah dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Makkah karena diagnosa pneumoni. Begitu sampai di Madinah, almarhum merasa sudah sehat dan sangat bersemangat melaksanakan ibadah. Bahkan sampai meminta temannya untuk ikut ke Masjid Nabawi," tuturya.

Rusli menambahkan, seperti biasa usai melaksanakan Salat Subuh secara berjamaah di Masjid Nabi Muhammad SAW tersebut, dilanjutkan dengan berziarah ke makam sahabat nabi di Baqi. Di pagi hari sebelum almarhum Ibnu Hasan meninggal lanjutnya, setelah selesai ziarah, ia terjatuh.

"Melihat kondisi demikian, petugas medis langsung memasang alat pompa jantung di Masjid Nabawi. Beberapa saat, kemudian Ibnu Hasan dinyatakan wafat pukul 07.30 WAS. Hingga kini, tercatat total 24 jamaah haji asal Aceh yang wafat di Tanah Suci, Arab Saudi," tutup Rusli.

Data PPIH Embarkasi Aceh 2017 telah diberangkatkan 4.463 orang jemaah ke Tanah Suci terdiri 12 kloter, melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Kabupaten Aceh Besar. Ke-4.463 orang itu terdiri 4.347 jemaah asal Aceh, 34 orang tim TPHD dan tim kesehatan haji daerah, 26 jamaah mutasi dari luar provinsi, dan 56 orang petugas kloter.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming