Mulai Sepi, Kini Bus Shalawat di Makkah Tak Lagi Dikerubuti Jamaah
Rani Hardjanti, Jurnalis · Minggu, 24 September 2017 - 21:50 wib
(Bus Salawat di Terminal Bab Ali (foto: Rani/okezone))
 

MAKKAH - Selepas kepulangan jamaah ke Tanah Air dan pergerakan ke Madinah, pemandangan sepi mulai tampak jelas di Kota Makkah. Biasanya, jamaah dengan seragam batik khas jamaah Indonesia sangat mudah ditemukan setiap pandangan mata.

Salah satu yang tampak jelas terlihat sepi salah satunya adalah layanan Bus Shalawat di Makkah. Padahal saat musim puncak haji, Bus Shalawat adalah armada yang paling ditunggu-tunggu. Maklum saja, feeder bus tersebut menjadi satu-satunya andalan jamaah menuju Masjidil Haram.

Pantauan di terminal Bab Ali dan Syib Amir, Minggu (24/9/2017) jelang Subuh, suasana tiga hari jelang pemberangkatan jemaah terakhir ke Madinah tampak sepi dan lengang.

“Meski sepi, layanan bus shalawat tetap jalan. Petugas tetap standby di halte dan terminal untuk melayani jamaah yang akan beribadah di Masjidil Haram,” terang Kabid Transportasi Subhan Cholid di Makkah.

Menurutnya, sampai hari ini, total jamaah yang masih disiapkan layanan bus transportasi sebanyak 11.947 orang. Mereka tersebar di 10 wilayah, yaitu: Aziziyah Janubiyah (854 jemaah), Aziziyah Syimaliyah 2 (683), Mahbas Jin (5.159), Syisyah (360), Syisyah Raudhah (455), Syisyah 1 (455), Syisyah 2 (1.776), Raudhah (763), Jarwal/Biban (410), dan Misfalah (1.032).

“Wilayah Aziziyah Syimaliyah 1 sudah kosong. Seluruh jemaah sudah diberangkatkan, baik ke Tanah Air atau ke Madinah,” terang Subhan.

Subhan memastikan layanan bus Shalawat akan terus beroperasi sampai dengan 26 September 2017. “Hingga detik terakhir jamaah haji meninggalkan Makkah menuju Madinah, layanan bus shalawat akan terus berjalan,” tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming