nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belanja Oleh-Oleh Haji Kerap Berlebihan, Jamaah Perlu Perhatikan Bobot Maksimal

Rani Hardjanti, Jurnalis · Selasa 05 September 2017 06:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 05 398 1769320 belanja-oleh-oleh-haji-kerap-berlebihan-jamaah-perlu-perhatikan-bobot-maksimal-HwLwiTUtDE.jpg Ilustrasi (Dok.Okezone)

MAKKAH - Jelang kepulangan jamaah haji perdana pada 6 September 2017, jamaah diimbau untuk mempertimbangkan faktor bobot maksimal yang ditentukan oleh maskapai penerbangan. Ketentuan barang bawaan jamaah tidak boleh melebihi bobot maksimal sekira 32 kilogram (kg).

Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, persoalan yang kerap muncul dari tahun ke tahun adalah beban bawaan jamaah melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

"Saya mengimbau kalau mau beli oleh-oleh untuk sanak famili jangan lupa untuk memperhitungkan bobot maksimal, karena akan disortir oleh petugas penerbangan. Jika berlebihan, maka tidak bisa diangkut. Jangan berlebihan dalam berbelanja, jangan membeli barang yang sudah ada di Tanah Air. Ini sekaligus untuk keselamatan penerbangan," ujar Menag, Minggu 3 september 2017 malam Waktu Arab Saudi (WAS) atau Senin 4 September 2017.

Adapun ketentuan terkait barang bawaan adalah sebagai berikut:

1. Jamaah haji diperkenankan membawa tas paspor, tas tentengan (tas kabin) maksimal 7 kg, dan koper (bagasi) maksimal 32kg. Selebihnya agar dikirim melalui jasa cargo

2. Perusahaan penerbangan hanya akan mengangkut tas tentengan dan koper yang diberikan oleh mereka

3. Selama penerbangan, jamaah dilarang:

a. Membawa cairang melebihi 100 ml dalam tas tentengan kecuali obat-obatan.

b. Benda yang mengandung aerosol, gas, magnet, senjata tajam (mainan yang menggunakan batre agar batrenya dikeluarkan)

c. Memasukan Air Zamzam dalam koper (bagasi)

d. Membawa parfum melebihi 10 buah @100ml.

Sekadar diketahui, panitia haji Arab Saudi tidak bertanggung jawab jika ada barang yang hilang akibat koper (bagasi) dibongkar karena terindikasi terdapat benda yang membahayakan penerbangan atau upaya memasukan air zamzam di dalam tas.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini