Jamaah Haji Diimbau Fokus Maksimalkan Ibadah Wajib Ketimbang Sunnah, Ini Alasannya...
Reni Lestari, Jurnalis · Kamis, 24 Agustus 2017 - 16:51 wib
(Ilustrasi (Foto: Rani/Okezone))

JAKARTA - Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Cheppy Wahyu Hidayat memperkirakan, dari 221 ribu jamaah haji yang berangkat tahun ini, 70%-nya sudah lanjut usia (Lansia). Karenanya, persiapan fisik harus menjadi fokus utama, mengingat cuaca panas ekstrem yang tengah melanda Arab Saudi.

"Kebanyakan sekarang itu 70 persen kan lansia, karena daftar tunggunya lama sekali. Yang paling penting fisik menghadapi musim panas, diperkirakan pada hari arafah 50 derajat celcius," kata Cheppy dalam diskusi Redbons di Kantor Redaksi Okezone, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2017).

Baca juga: Agar Tragedi Mina Tak Terulang, Jamaah Haji Perlu Patuhi Jadwal Melempar Jumrah

Sementara itu, Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Sarmidi Husna mengatakan, jamaah perlu mempertimbangkan untuk mengurangi ibadah sunnah dan fokus memaksimalkan yang wajib.

"Para jamaah itu seharusnya mulai mengantisipasi dirinya lebih baik mengantisipasi untuk bisa melakukan wajib dan rukun, ketimbang melakukan sunnah," kata dia.

Fisik yang prima diperlukan pada saat puncak pelaksanaan haji di Arafah dan Mina yang diperkirakan akan mencapai suhu 50 derajat celcius. "Menjelang Arafah-Mina, tidak perlu  banyak-banyak melakukan ibadah sunnah, kalau fisiknya tidak kuat, mending antisiapsi wajibnya, itulah yang terpenting," ujar Sarmidi. 

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming