nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LANGSUNG DARI MEKKAH: Subhanallah, Begini Rasanya Perayaan 17-an dari Tanah Suci

Rani Hardjanti, Jurnalis · Kamis 17 Agustus 2017 12:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 17 398 1757722 langsung-dari-makkah-subhanallah-merinding-dengar-lagu-indonesia-raya-saat-upacara-17-an-8ICfOn2HXe.jpg Upacara bendera memperingati HUT ke-72 RI di Makkah. (Foto: Rani Hardjanti/Okezone)

MEKKAH - Pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus digelar di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi. Upacara dilakukan di sela pelaksanaan ibadah haji 2017.

Begitu bendera membentang dikibarkan, petugas melakukan penghormatan, lagu dinyanyikan oleh para petugas haji, suasana khidmat pun menyeruak. Situasi itu membuat petugas tampak merenung.

Upacara yang dipimpin oleh Kepala Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) daerah kerja Mekkah Nasrullah Jasam. Sementara selaku komandan upacara adalah Kepala Seksi Perlindungan Jamaah Daker Mekkah Rijal Kani. Upacara dimulai pukul 08.00 WAS atau sekira pukul 12.00 WIB.

Dalam pidato upacara, Nasrullah mengatakan bersyukur bisa menikmati hari Raya Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 di Tanah Suci sebagai petugas haji.

"Ini adalah nikmat yang perlu disyukuri," ujarnya di halaman kantor PPIH, Syisya, Kota Mekkah, Arab Saudi, Kamis (17/8/2017).

Bendera Merah Putih tersebut dikibarkan di Daker Mekkah Arab Saudi oleh tiga tentara Indonesia. Mereka adalah Komandan Elemen Taruna AAU di Yogyakarta, Lettu Sus Ponimin; Paroh Lanud Suwondo, Medan, Letda Sus Joni Candra; dan Wabdullah dari Brimob. 

Setelah pengibaran dan penghormatan bendera Merah Putih, doa dipanjatkan oleh seluruh peserta upacara. Doa dilantunkan untuk Indonesia, jamaah dan petugas agar diberi kesehatan dan kemambruran dalam beribadah. 

Salah satu peserta, Slamet Budiono yang tidak lain adalah Petugas Perlindungan Jamaah (Linjam) Sektor Khusus Masjidil Haram, mengaku, ia tidak henti-hentinya merasa campur aduk dan bangga mengikuti upacara bendera.

"Saya merinding dan saat menatap bendera air mata tak henti-hentinya menetes," ujarnya terharu.

Menurutnya, meski jamaah terus bertambah dan beban pekerjaan meningkat, semangat terus bertambah untuk memberikan perlindungan bagi para tamu Allah SWT.

"Upacara ini justru terus menambah semangat dan memotivasi para petugas untuk memberikan layanan yang terbaik," ujarnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini