Share

Indonesia Terancam Kesulitan Cari Rumah di Makkah

Fetra Hariandja, Jurnalis · Rabu 07 November 2012 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 07 398 715012 0aCwpQ4gln.jpg Jamaah haji Indonesia (Foto: Dok. Okezone)

JEDDAH - Pemerintah Arab Saudi akan melanjutkan proyek pelebaran Masjidil Haram usai musim haji tahun ini. Artinya banyak perumahan, hotel dan apartemen yang akan dibongkar karena proyek pelebaran tersebut. Secara langsung, Indonesia juga akan terkena dampaknya pasa musim haji tahun depan.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Syairozi Dimiyathi mengakui proyek pelebaran Masjidil Haram itu akan mempengaruhi lokasi pemondokkan jamaah haji Indonesia di Makkah. Kemungkinan besar, jarak sebagian pemondokkan jamaah haji Indonesia akan di atas 2.500 meter.

Follow Berita Okezone di Google News

"Tahun akan datang akan ada kesulitan mencari pemondokan yang dekat dengan Masjidil Haram karena ada proyek pelebaran masjid. Kemudian ada juga beberapa izin pemondokkan yang sudah habis," kata Syairozi di Jeddah, Rabu (7/11/2012).

Mengantisipasi persoalan ini, PPIH sudah memegang dua opsi. Pertema melakukan kontrak jangka panjang dengan pemondokkan yang dinilai memberikan pelayanan baik. Kontrak dimaksud bila dilakukan selama tiga atau lima tahun ke depan.

"Bagi yang tidak bagus pelayanannya akan dievaluasi, apakah pemiliknya masih bisa membenahi pelayanan. Pada akhir pemulangan, kami mulai bisa mengetahui berapa persen yang baik dan layak kontraknya diperpanjang," papar Syairozi.

Syairozi menegaskan, hanya ada satu pilihan bila Indonesia kesulitan mencari pemondokkan yang jaraknya maksimal 2.500 meter dari Masjidil Haram. Pemerintah harus berani meningkatkan harga sewa pemondokkan yang dekat dengan Masjidil Haram.

"Kalau tidak bisa menambah uang sewa, maka solusianya tetap mencari yang lebih jauh. Namun dalam kontrak sewa dicantumkan juga klausul harus disiapkan transportasi menuju Masjidil Haram," paparnya.

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini