Share

Beli Pesawat Haji Tergantung Tawaran Garuda

Fetra Hariandja, Jurnalis · Selasa 30 Oktober 2012 07:19 WIB
https: img.okezone.com content 2012 10 30 398 710867 HNPtybObeb.jpg Garuda Indonesia (Foto: Dok. Okezone)

MAKKAH - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali belum menutup kemungkinan membeli pesawat untuk mengangkut calon jamaah (calhaj) ke Arab Saudi. Namun keputusan apakah membeli pesawat atau tidak tergantung tawaran yang diajukan PT Garuda Indonesia.  

Rencana pembelian pesawat haji bukan sekadar wacana. Kementerian Agama (Kemenag) sudah melakukan pembicaraan dengan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar. Sayangnya, PT Garuda Indonesia belum mengajukan proposal pembelian pesawat tersebut kepada Kemenag.

 

Follow Berita Okezone di Google News

Suryadharma Ali menjelaskan, Kemenag masih menunggu jawaban dari Garuda Indonesia terkait aturan mainnya. Kemenag berharap pembelian pesawat haji yang akan dikelola Garuda memberikan keuntungan lebih kepada jamaah calon haji.

 

"Kalau beli pesawat, kira-kira bagaimana aturan mainnya. Saya telah memberikan setidaknya ada tiga syarat. Bila dari ketiga syarat tersebut memberikan keuntungan lebih, bukan tidak mungkin pembelian pesawat direalisasikan," kata Suryadharma Ali kepada wartawan di Makkah, Senin (29/10/2012) malam.

 

Amirul Haj Indonesia 2012 ini memaparkan, Garuda Indonesia harus menjamin atau memenuhi tiga syarat yakni aman, menguntungkan dan meringankan. Bila hanya aman dan menguntungkan, Kemenang sudah melakukannya saat ini yakitu berupa penempatan dana di Sukuk.

 

Sementara bila sudah aman dan menguntungkan sudah tentu meringankan. Aspek meringankannya harus ditambah bila pembelian pesawat haji direalisasikan. Sehingga ada manfaat lebih dengan pembelian pesawat tersebut bagi penyelenggaraan ibadah haji.

 

"Kami minta kepada PT Garuda Indonesia menjelaskan apa yang diperoleh Kemenag kalau membeli pesawat. Sampai saat ini kami belum menerima tawaran atau proposal dari Garuda," paparnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini