Kondisi Drop di Bandara, 3 Jamaah Haji Batal Tanazul
Rani Hardjanti, Jurnalis · Rabu, 13 September 2017 - 06:31 wib
(KKHI dr NIrwan Pj (Foto: Rani Hardjanti/Okezone))

MAKKAH - Kondisi jamaah sakit memang tidak bisa diduga. Terkadang bisa jika dicek membaik tetapi seketika bisa berubah 180 derajat.

Potret seperti itulah yang terjadi pada tiga jamaah haji Indonesia saat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

"Jadi ketika dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia Makkah kondisi pasien dalam keadaan baik-baik saja sudah bisa ditanazulkan. Namun, ketika di bandara langsung drop," ujar Kasubsi KKHI dr Nirwan PJ, Rabu (13/9/2017).

Walhasil, lanjut Nirwan, jamaah itu batal tanazul atau pulang lebih cepat dari yang ditentukan. Jamaah terpaksa dibawa kembali ke KKHI Makkah hingga benar-benar pulih.

"Mereka batal terbang, karena kondisi tidak sesuai dengan aturan maskapai penerbangan," ujarnya.

Tanazul adalah salah satu cara yang digunakan oleh KKHI, jika kondisi pasien lebih baik untuk dipulangkan. Jamaah bisa dipulangkan jika sudah dilakukan pengecekan medis.

Sementara itu Kasie Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan Panitia Pelaksana Ibadah Haji Indonesia (PPIH) daerah kerja Makkah Hj Edayanti SIP menjelaskan, untuk pengajuan tanazul pascawukuf diprioritaskan bagi jamaah sakit dan kepentingan dinas.

Menurutnya, tanazul tidak dipungut biaya karena sudah menjadi bagian dari kontrak yang dilakukan dengan pihak penerbangan.

Yang jelas, lanjutnya, kepulangan jamaah dilakukan bagi mereka dengan embarkasi dan kloter yang sama. Sementara, kepulangan lintas embarkasi atau berbeda kloter tidak bisa dilakukan.

Selain itu, dia juga telah berkoodinasi dengan berbagai pihak agar tim petugas di lapangan tidak ada keraguan dalam merealisasikan proses tanazul.

Eda berharap, proses pemulangan jamaah pada 6 September mendatang baik melalui penerbangan Garuda Indonesia maupun penerbangan Arab Saudi bisa berjalan lancar.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming