Perubahan Aturan Arab, Skenario Teraman bagi Jamaah Dipersiapkan
Rani Hardjanti, Jurnalis · Sabtu, 12 Agustus 2017 - 14:09 wib
(PPIH menyiapkan skenario terbaik untuk jamaah Indonesia. (Foto: Rani Hardjanti/Okezone))

JEDDAH – Pemerintah Arab Saudi menerapkan aturan baru agar jamaah tidak berlama-lama di bandara. Alhasil, jamaah akan berniat dan berihram di dalam pesawat. Selama ini jamaah melakukan niat dan ihram di bandara. Menyikapi perubahan aturan tersebut, Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) telah menyiapkan skenario terbaik.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengatakan, pada prinsipnya semua petugas yang terkait pelayanan jamaah haji di bandara sudah siap untuk melaksanakan ketentuan yang diterapkan Kementerian Haji Arab Saudi.

Tidak hanya itu, pihak penerbangan yang terkait juga diminta memperbanyak counter dalam gate layanan imigrasi. "Ini agar mempercepat proses keimigrasian. Sehingga, setelah jamaah keluar dari gate langsung bisa segera diberangkatkan ke pemondokan," katanya, Sabtu (12/8/2017).

Terkait hal ini, layanan katering juga akan dipastikan agar jamaah mendapat makan setelah keluar dari bandara. Dalam rapat telah dipastikan bahwa proses distribusi telah siap.

Sri Ilham menambahkan, penerapan aturan ini diberlakukan karena Kementerian Haji Arab Saudi ingin situasi di bandara tidak kacau akibat penumpukan jamaah haji. Sebab pada tahun ini, kuota jamaah haji dari seluruh dunia akan kembali normal.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming