Muassasah Arab dan Panitia Haji Sepakat Perbarui Sistem Jamaah di Armina
Rani Hardjanti, Jurnalis · Jum'at, 11 Agustus 2017 - 15:11 wib
(rapat muasasah. (Rani H/Okezone))

MAKKAH - Pemerintah Indonesia melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melakukan pertemuan dengan Muassasah Ibadah Haji wilayah Asia Tenggara. Kedua belah pihak membahas pemantapan pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Musdalifah, Mina (Armina).

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis mengatakan, pertemuan yang dilakukan hingga dini hari tersebut merupakan rapat koordinasi persiapan peralatan pendukung bagi jamaah saat mabit atau bermalam di Armina.

"Alhamdulillah 95% tenda sudah selesai, jadi 1 minggu lagi akan selesai. Pendingin ruangan juga sudah ada di tempat penyimpanan barang. Nantinya, Muassasah juga menyediakan genset. 2 maktab akan disediakan 1 genset minggu depan sudah siap," ujarnya Jumat (11/8/2017).

Selain itu, Muassasah juga memiliki aturan baru mengenai pergerakan masa dari pemondokan ke Arafah. Jadi setiap 250 jamaah, misalkan terbagi menjadi 5 bus, akan diberangkatkan secara bertahap. Nantinya bus akan diberangkatkan per 5 bus. Sebab, jika semua diberangkatkan secara bersamaan akan menimbulkan kepadatan di jalan. "Itu akan membuat kemacetan," imbuhnya.

Teknis keberangkatan akan diatur per lantai. Di mana lantai satu akan diturunkan terlebih dahulu kemudian baru diberangkatkan. Muassasah telah menyiapkan pendamping bagi satu maktab Indonesia yang akan berkoordinasi dengan satu perwakilan Indonesia. Perwakilan tersebut akan membantu dan memandu kebutuhan jamaah Indonesia. (sym)

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming