Penampakan Kerikil Muzdalifah untuk Lempari Hotel Setan di Mina
Rani Hardjanti, Jurnalis · Jum'at, 11 Agustus 2017 - 17:08 wib
(Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis menunjukan kerikil Muzdalifah (Foto: Rani Hardjanti))

MAKKAH - Ada yang berbeda dari pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Jika biasanya jamaah mengumpulkan batu dari Muzdalifah, namun kali ini jamaah tinggal terima beres, karena batu kerikil sudah siap didistribusikan Muasassah Arab Saudi.

Batu tersebut sudah dikumpulkan oleh Kementerian Perhajian Arab Saudi sejak April 2017. Kemudian, batu dipecah seukuran kelereng dan dicuci. Jamaah akan menerima batu tersebut pada saat hari Tarwiyah, di Musdalifah.

Pemantauan Okezone, batu tersebut berukuran kecil-kecil berwarna abu-abu. Dikemas dalam plastik tebal dan dibalut kantong biru dengan tulisan Arab.

"Jumlah batu dalam satu kantong lebih dari 100 batu," ujar Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Jumat (11/8/2017).

Kendati 100 butir, namun bila digenggam tidaklah terlalu berat. Batu kerikil ini nantinya akan digunakan jamaah saat melakukan lempar jumrah di Jamarat, yang memiliki 3 tugu di dalamnya yaitu Ula, Wusta dan Aqobah atau lebih dikenal Hotel Setan.

Sepupu sekaligus Sahabat Nabi Muhammad SAW, Ibnu Abbas Radhiyallallahu’anhuma pernah melontarkan pernyataan, ketika Ibrahim kekasih Allah melakukan ibadah haji, tiba-tiba iblis menampakkan diri di hadapan beliau di jumrah’Aqobah.

Lalu, Ibrahim melempari setan itu dengan tujuh kerikil, hingga iblis itu pun masuk ke tanah. Iblis itu menampakkan dirinya kembali di jumrah yang kedua. Lalu, Ibrahim melempari setan itu kembali dengan tujuh kerikil, hingga iblis itupun masuk ke tanah.

Iblis menampakkan dirinya kembali di jumrah ketiga. Lalu, Ibrahim pun melempari setan itu dengan 7 kerikil, hingga iblis itu masuk ke tanah.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming