Hukum Zakat Suami-Istri yang Bekerja
, Jurnalis · Senin, 4 Juli 2016 - 09:03 wib
(Zakat (Ilustrasi: www.fleble.com))

Pertanyaan:

Assalammualaikum wr.wb, pak Ustadz, saya ingin bertanya seputar zakat penghasilan. Bagaimana hukumnya bila suami dan isteri sama-sama bekerja, apakah suami saja yang berkewajiban membayar zakat profesi atau dua-duanya?

Lalu, bagaimana persentase zakat yang dikeluarkan apakah dari seluruh penghasilan yang kita dapat atau dari gaji pokok saja? Bagaimana juga bila penghasilan yang diterima untuk menutupi pembayaran utang, mana yang dihitung?

Andi - Jakarta

Jawaban:

Dalam Islam, harta suami dan istri terpisah sehingga kewajiban membayar zakat juga terpisah. Apabila suami dan isteri sama-sama bekerja, maka keduanya mesti mengeluarkan zakat masing-masing.

Adapun pola penghitungannya bisa dihitung setiap bulan dari penghasilan kotor menurut pendapat DR. Yusuf Qardhawi, Muhammad Ghazali dan lain-lain .

Realitanya di Indonesia setiap penghasilan tetap sudah dikenakan pajak penghasilan (PPh) maka yang lebih realistis perhitungan zakatnya adalah diambil dari take home pay sebelum dikurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok termasuk utang.

Tim Da'i Inisiatif Zakat Indonesia (IZI)

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Berita Rekomendasi

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming